HEADLINESIA.com, JAKARTA, 11 MEI 2026 – Sejumlah mata uang global tercatat melemah drastis terhadap dolar Amerika Serikat berdasarkan data terbaru Refinitiv per 8 Mei 2026. Fenomena ini menempatkan Rupiah di posisi enam daftar mata uang bernilai terendah di dunia.
Selanjutnya, data merinci bahwa Rial Iran menjadi mata uang paling buncit dengan nilai tukar fantastis. Untuk mendapatkan satu dolar, warga Iran harus merogoh kocek hingga 1.312.271 rial per 8 Mei kemarin. Di bawahnya, Pound Lebanon dan Dong Vietnam mengekor dengan selisih cukup signifikan dalam daftar sepuluh besar tersebut.

Rupiah Bertahan di Peringkat Enam Dunia
Sementara itu, nilai tukar Rupiah kini menyentuh angka Rp17.360 per dolar AS. Angka tersebut menjadikan mata uang Garuda sebagai yang terlemah keenam secara global. Posisi Indonesia berada di bawah Sierra Leone serta Laos dalam urutan nilai tukar paling rendah tersebut.
Setelah Rupiah, terdapat Som Uzbekistan hingga Ariary Madagaskar yang juga masuk dalam jajaran nominal terendah. Urutan ini mencerminkan besarnya jumlah unit mata uang lokal yang dibutuhkan untuk ditukar dengan satu dolar greenback.
Kurs Tinggi Tak Selalu Berarti Ekonomi Buruk
Meskipun demikian, para ahli menekankan bahwa besarnya angka kurs tidak otomatis mencerminkan kesehatan ekonomi secara utuh. Kondisi ini sering dipengaruhi inflasi jangka panjang serta kebijakan moneter tertentu di tiap negara.
Selain itu, faktor sejarah redenominasi juga berperan besar dalam menentukan besaran nominal sebuah mata uang. Daftar ini murni menunjukkan nominal yang dibutuhkan untuk mendapatkan satu dolar AS dari berbagai negara di dunia.

Comment