SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
Hukum
Home » Berita » “Nyayian Merdu Noel soal Skandal Sultan”

“Nyayian Merdu Noel soal Skandal Sultan”

Immanuel Ebenezer
Immanuel Ebenezer

HEADLINESIA.com, PEKANBARU, 8 MEI 2026 – Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer mengungkap fakta pemerasan sertifikasi K3 dalam sidang Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2026). Ia membeberkan sosok “Sultan Kemenaker”, aliran uang Rp3 miliar, hingga penerimaan motor mewah Ducati Scrambler dari Bobby Mahendra.

Immanuel Ebenezer blak-blakan soal gaya hidup mewah Bobby Mahendra hingga aliran uang miliaran rupiah di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Selanjutnya, Noel menjelaskan asal-usul julukan “Sultan Kemenaker” yang melekat pada Irvian Bobby Mahendra Putra. Mantan pegawai tersebut dikenal memiliki gaya hidup sangat mewah di lingkungan kementerian. “Karena itu bahasa yang ada di Kemenaker tentang pola hidup si Bobby,” ungkap Noel. Ia menyebut Bobby sering memakai mobil mewah, punya tiga istri, serta menjadi top spender di mal. Awalnya, Noel hanya mengira Bobby adalah seorang playboy sebelum mengetahui praktik pemerasan terhadap asosiasi.

Fakta Aliran Dana dan Motor Mewah

Selain itu, persidangan mengungkap adanya pemberian uang tunai Rp3 miliar serta satu unit motor Ducati Scrambler. Noel mengaku menerima barang tersebut setelah mengobrol santai mengenai hobi otomotif dengan Bobby. “Waktu itu dia cerita, ‘Pak Wamen hobi motor ya?’,” kata Noel menirukan ucapan terdakwa. Meskipun menerima gratifikasi tersebut, ia menegaskan motor itu adalah kendaraan bekas, bukan unit baru. Noel mengaku tidak menanyakan asal-usul uang karena terlalu fokus pada urusan politik.

Pengakuan Salah dan Penyesalan Mendalam

Di sisi lain, Noel mengaku sangat menyesal karena tidak memahami kewajiban melaporkan gratifikasi kepada pihak KPK. Ia menyatakan tidak paham sama sekali mengenai aturan pelaporan hadiah bagi pejabat negara. “Enggak ngerti, Pak. Makanya saya menyesal banget,” tegas Noel di hadapan majelis hakim. Ia secara terbuka mengakui kesalahannya dan meminta ampun atas perbuatan yang telah mencoreng kariernya tersebut. “Harapan saya cuma di palu Yang Mulia masa depan saya hari ini,” imbuh Noel. Noel berjanji tidak akan mengambinghitamkan orang lain dalam perkara korupsi ini. Menutup keterangannya, ia menegaskan tetap mengaku salah dan siap menerima konsekuensi hukum dari perbuatannya.

Sidang Abdul Wahid: Dua Tuduhan “Plesiran” Luar Negeri Runtuh

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement