Kabar Daerah
Home » Berita » Perjuangan Bayi 11 Bulan Lawan Hidrosefalus Parah

Perjuangan Bayi 11 Bulan Lawan Hidrosefalus Parah

Kondisi Goffi bayi derita Hidrosefalus di Subang hanya bisa terbaring di kasur dengan kondisi kepala membesar (FOTO: KOMPAS.COM / AHYA NURDIN)(Ahya Nurdin )
Kondisi Goffi bayi derita Hidrosefalus di Subang hanya bisa terbaring di kasur dengan kondisi kepala membesar (FOTO: KOMPAS.COM / AHYA NURDIN)(Ahya Nurdin )

HEADLINESIA.com, SUBANG, 8 MEI 2026 –Bayi berusia 11 bulan asal Subang, Muhammad Goffi Abdullah Irawan, kini berjuang melawan penyakit hidrosefalus parah. Namun, keterbatasan ekonomi keluarga membuat proses pengobatan rutin di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terancam terhenti total.

Goffi butuh uluran tangan untuk kontrol rutin pasca-operasi demi kesembuhan total dari penyakit hidrosefalus yang dideritanya.

Terkendala Biaya Transportasi Medis

Kini, kondisi Goffi sangat memprihatinkan karena lahir dari keluarga buruh serabutan. Orang tuanya tidak memiliki biaya transportasi menuju rumah sakit di Bandung.

Sebenarnya, jadwal kontrol Goffi jatuh pada Kamis lalu. Namun, rencana itu batal karena keluarga kekurangan uang sewa mobil sebesar Rp 700.000 per perjalanan.

Khinara Fildzah Asal Riau Sabet Juara Putri Cilik Nusantara 2026

“Setiap kali ke RSHS Bandung butuh biaya sewa mobil dan hidup di sana,” ujar ibunda Goffi, Tia Haryanti.

Awal Mula Vonis dan Prosedur Operasi

Dahulu, Tia sempat didiagnosis menderita kista ovarium sebelum akhirnya mengandung Goffi. Selama masa kehamilan, dokter menemukan kelainan berupa cairan yang merendam otak janin.

Syukurnya, Goffi telah menjalani operasi pemasangan selang dari kepala ke perut. Diameter kepalanya mulai mengecil dari 75 sentimeter menjadi 60 sentimeter saat ini.

“Kata dokter Goffi beruntung cepat dibawa, kalau telat kepalanya terancam pecah,” tutur Tia dengan nada sedih.

Dua Buruh Terseret Arus di Pantai Greenbowl Bali Belum Ditemukan

Hunian Tak Layak dan Harapan Bantuan

Sayangnya, keluarga ini tinggal di rumah semi permanen yang sangat sempit dan dipenuhi barang. Kondisi toilet di kediaman mereka juga dinilai sudah sangat tidak layak huni bagi pertumbuhan bayi.

Akhirnya, beberapa bantuan mulai mengalir dari dermawan seperti Dokter Maxi dan politikus Elita Budiarti. Anggota DPR RI Elita Budiarti menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 10 juta bagi kesembuhan Goffi.

Tia sangat berharap anaknya bisa terus membaik dan hidup normal seperti anak-anak lainnya.

Ada Temuan BPK, 326 Kepsek Mundur di Sulsel

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *