SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
Info MBG
Home » Berita » Ratusan Siswa Keracunan, BGN Suspend SPPG Klaten

Ratusan Siswa Keracunan, BGN Suspend SPPG Klaten

Sejumlah murid SMPN 1 Tulung Klaten menjalani rawat inap di Puskesmas Majegan karena diduga keracunan usai santap menu MBG, Rabu (29/4/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)
Sejumlah murid SMPN 1 Tulung Klaten menjalani rawat inap di Puskesmas Majegan karena diduga keracunan usai santap menu MBG, Rabu (29/4/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)

HEADLINESIA.com, KLATEN, 10 MEI 2026 – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Klaten, Jawa Tengah. Langkah tegas ini diambil menyusul insiden keracunan massal siswa SMPN 1 Tulung usai mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis.

Program Makan Bergizi Gratis di Klaten terhenti total. Ratusan siswa jadi korban bakteri berbahaya, membuat otoritas gizi langsung menjatuhkan sanksi skorsing operasional.

Menyikapi insiden tersebut, Koordinator Wilayah BGN Klaten, Yoga Angga Pratama, mengonfirmasi status SPPG Tulung disuspend sepenuhnya. Investigasi mendalam kini telah dinyatakan selesai oleh tim internal. Sebagaimana dkutip dari Kompas.com Minggu (10/5/2026).

Jejak Bakteri E. Coli di Sumber Air

Lebih lanjut lagi, Yoga menjelaskan bahwa operasional baru boleh dibuka jika syarat ketat BGN terpenuhi. Hasil laboratorium mengungkap fakta mengejutkan mengenai sampel air SPPG positif mengandung bakteri E. coli.

Oleh karena itu, evaluasi infrastruktur dan relawan menjadi syarat mutlak perbaikan total. Selain itu, pihak mitra pengelola tidak akan menerima insentif selama masa pembekuan izin tersebut.

252 Siswa Jaktim Keracunan, Pemprov DKI Evaluasi Massal SPPG

Temuan Bacillus sp pada Menu Timlo

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Klaten menemukan bakteri Bacillus sp pada telur puyuh hingga galantin. Kepala Dinkes Klaten, Anggit Budiarto, menyebut bakteri ini menjadi pemicu utama gangguan kesehatan siswa.

Meskipun demikian, seluruh siswa yang terdampak kini telah pulang dalam kondisi kesehatan yang baik. Pembenahan sistem sanitasi kini menjadi prioritas utama demi keamanan pangan nasional di masa depan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement