HEADLINESIA.com, JAKARTA, 25 APRIL 2026 – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan inspeksi mendadak ke sekolah di Kota Probolinggo pada Jumat (24/4/2026). Langkah ini bertujuan memastikan kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjaga sesuai standar keamanan pangan bagi siswa.
Zulhas memberikan instruksi keras kepada pihak sekolah agar menjaga kualitas makanan dengan ketat. Sekolah memiliki otoritas penuh menolak kiriman makanan yang tidak sesuai standar gizi atau kebersihan. Beliau menekankan bahwa kesehatan para siswa adalah prioritas utama pemerintah dalam program nasional ini.
Tiga Kali Melanggar Langsung Stop!
Selanjutnya, Zulhas mengingatkan adanya sanksi berat bagi penyedia layanan yang main-main dengan gizi anak bangsa. Beliau menegaskan bahwa pemerintah tidak segan mencabut izin operasional jika kualitas makanan terus bermasalah.
“Jika ada makanan yang tidak layak, langsung tolak! Laporkan segera ke SPPG,” tegas Zulhas di hadapan guru. Kalau pelanggaran terjadi sampai tiga kali, operasional penyedia layanan akan langsung kami hentikan tanpa ampun.
Namun, Zulhas juga memberikan catatan khusus mengenai etika pelaporan di era digital. Beliau meminta sekolah lebih mengutamakan koordinasi langsung daripada sekadar menjadikan temuan masalah sebagai konten viral. “Sampaikan langsung permasalahannya agar segera diperbaiki demi gizi anak-anak kita,” ujarnya menambahkan.
Transparansi Digital dan Inovasi Zero Waste
Di sisi lain, Badan Gizi Nasional (BGN) justru menyambut positif partisipasi aktif masyarakat di media sosial. Kepala BGN Dadan Hindayana menilai unggahan menu MBG oleh publik merupakan bagian dari pengawasan bersama.
“Saya malah senang setiap orang mem-posting menu MBG, karena itu bagian dari transparansi publik,” kata Dadan. Menurutnya, dokumentasi dari orang tua siswa sangat membantu pusat dalam memantau kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menutup rangkaian kunjungan tersebut, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin menekankan komitmennya dalam menjaga standar keamanan. Selain pengawasan SOP, Pemkot Probolinggo kini mulai menerapkan konsep zero waste pada program ini. Limbah organik dari dapur penyedia akan diolah kembali menjadi pakan ternak yang produktif.
#infoMBG #headlinesia

Comment