SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah
Home » Berita » Riau Tegas Dukung Munaslub APJATEL, ada apa?

Riau Tegas Dukung Munaslub APJATEL, ada apa?

APJATEL RIAU
APJATEL RIAU

HEADLINESIA.com, PEKANBARU, 6 MEI 2026 – ForJatel Riau resmi mendukung pelaksanaan Munaslub APJATEL Pusat guna mengevaluasi tata kelola organisasi. Langkah tegas ini diambil karena kebijakan internal dinilai kurang transparan dan memberatkan para pelaku usaha jaringan telekomunikasi di tingkat daerah saat ini.

ForJatel Riau desak evaluasi total tata kelola APJATEL lewat Munaslub. Mereka soroti minimnya transparansi dan kebijakan pusat yang dinilai memberatkan pelaku usaha daerah.

Awalnya, dukungan Munaslub ini muncul sebagai respons atas dinamika internal yang kian memanas. Kebijakan dewan pengurus dinilai memberatkan anggota dan minim transparansi dalam pengambilan keputusan strategis. Kondisi ini mencerminkan menurunnya kepercayaan anggota terhadap kebijakan dewan pengurus selama ini.

Krisis Transparansi dan Desakan Evaluasi

Selanjutnya, Perwakilan ForJatel Riau, Hisam Setiawan, menegaskan bahwa organisasi sedang dalam kondisi tidak sehat. Beliau menyebut banyak anggota mempertanyakan proses keputusan yang tidak melibatkan mereka secara aktif. “Kondisi ini menunjukkan bahwa organisasi Apjatel sedang tidak baik-baik saja,” ungkap Hisam dengan nada lugas.

Di sisi lain, persoalan ini berkaitan erat dengan minimnya keterbukaan terkait program penataan jaringan. Minimnya koordinasi dalam program relokasi kabel di berbagai wilayah memicu keresahan para anggota asosiasi. Oleh sebab itu, evaluasi kebijakan dan tata kelola organisasi menjadi harga mati bagi keberlangsungan asosiasi.

BAIC BJ40 Mobil Boss Sawit Unjuk Gigi di SIEXPO 2026 Pekanbaru

Fokus Penataan Jaringan Pekanbaru RAPI

Berpindah ke isu daerah, dinamika ini berkelindan dengan penataan jaringan kabel di Kota Pekanbaru. ForJatel Riau menyatakan siap mendukung penuh kebijakan pemerintah setempat demi estetika dan keteraturan kota. Namun, mereka menekankan agar pelaksanaannya harus transparan, efisien, dan tidak memberatkan pelaku usaha lokal.

Terakhir, ForJatel mengingatkan agar program penataan ini tidak mengulang kegagalan atau persoalan masa lalu. Seluruh pelaku usaha yang memiliki izin resmi wajib dilibatkan dalam setiap kebijakan operasional di lapangan. Semangat ini sejalan dengan visi Pekanbaru RAPI untuk mewujudkan infrastruktur yang tertib dan berkeadilan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline Video Channel

@headlinesia.com

Dr. Chairul Huda, SH, MH menjadi saksi ahli dalam Perkara Abdul Wahid. Dalam Keterangan kepada HEADLINESIA.com menjelaskan bahwa Dakwaan minim bukti bahkan terkesan dipaksakan. Apa pernyataan lengkapnya untuk kesaksian Abdul Wahid menurut Ahli Pidana kondang Indonesia ini? Simak di video berikut. Baca di: www.headlinesia.com #headlinesia

♬ original sound - headlinesia.com - headlinesia.com

Trend Headlinesia

01

BAIC BJ40 Mobil Boss Sawit Unjuk Gigi di SIEXPO 2026 Pekanbaru

02

Sengketa Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru: Pemborong Tagih Rp15,3 M

03

Staf KPK ditahan KPK Bersama Bupati Pemalang

Headline News