SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
Kabar Daerah
Home » Berita » Riau Penghasil 180.000 barrel perhari kini Krisis BBM

Riau Penghasil 180.000 barrel perhari kini Krisis BBM

Suasana antrean yan terjadi di salah satu SPU Kota Pekanbaru (04/0/2026). headlinesia.com
Suasana antrean yan terjadi di salah satu SPU Kota Pekanbaru (04/0/2026). headlinesia.com

HEADLINESIA.com, PEKANBARU, 4 MEI 2026 – Antrean panjang kendaraan melanda hampir seluruh SPBU di Kota Pekanbaru sejak akhir April 2026 akibat kenaikan tarif Pertamina. Sebagai solusi, Pertamina menambah pasokan Solar dan Pertalite sebesar 20 persen guna mengantisipasi lonjakan konsumsi selama libur panjang.

Warga Pekanbaru terpaksa mengantre berjam-jam demi BBM di tengah lonjakan harga dan momen libur panjang Mei 2026 yang kian mencekam

Selanjutnya, pantauan headlinesia.com di lapangan menunjukkan kemacetan parah di SPBU Arengka yang lokasinya berdekatan dengan pusat pasar tradisional. Kondisi ini memicu para kepala daerah di Riau kompak mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik.

Pertamina Tambah Pasokan

Menyikapi situasi tersebut, Manager Area Communication Pertamina Sumbagut, Fahrougi Andriani, langsung mengambil langkah strategis yang sangat cepat. “Sebagai langkah antisipatif, kami telah meningkatkan penyaluran BBM jenis Solar dan Pertalite hingga 20 persen dari rata-rata normal,” tegasnya. Penambahan ini difokuskan untuk menjaga ketersediaan energi menjelang libur panjang 1-3 Mei 2026 yang memicu mobilitas warga.

Ironi Daerah Penghasil Minyak Terbesar yang Kehabisan Stok

Di sisi lain, Anggota DPRD Riau, Andi Darma Taufik, meluapkan keheranannya atas krisis yang menimpa Bumi Lancang Kuning. “Riau ini penghasil minyak, bor minyak baru juga banyak, harusnya Pertamina memastikan suplai minyak untuk Riau itu ada,” sindir Andi. Beliau menduga ada ketidakseimbangan pasokan yang menyebabkan warga harus mengantre hingga satu setengah jam hanya untuk mengisi tangki.

Tok! Hakim Vonis Bebas Tiga Bos Bank di Kasus Korupsi Sritex

Padahal, merujuk data SKK Migas, Riau menyumbang 30 persen produksi minyak nasional dengan angka 180.000 barrel per hari. Realita pahit pada Mei 2026 ini menjadi potret kontradiktif bagi provinsi yang menerima investasi hulu migas triliunan rupiah.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement