SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukum
Home » Berita » Presiden Prabowo Janji Pengusutan Tuntas

Presiden Prabowo Janji Pengusutan Tuntas

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi kediaman duka Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dalam insiden tertindas Kendaraan Taktis (Rantis) Brimob di Pejompongan. Kedatangan Presiden pada Jumat (29/8/2025) malam itu merupakan wujud dukacita pribadi dan pemerintah sekaligus penegasan komitmennya untuk mengusut tuntas tragedi yang menyentuh nalar kemanusiaan publik tersebut.


HEADLINESIA.com, JAKARTA, 30 AGUSTUS 2025 – Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 21.51 WIB, didampingi sejumlah pejabat tinggi negara seperti Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Berdasarkan pantauan Kompas TV, Prabowo yang mengenakan kemeja safari krem dan peci hitam langsung masuk untuk menyampaikan belasungkawa dan menghibur keluarga yang berduka. Ia terlihat bersalaman dan memeluk beberapa anggota keluarga Affan sebagai bentuk empati sebelum akhirnya pamit undur diri tanpa memberikan pernyataan kepada awak media.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pernyataan resmi Presiden yang disampaikan lebih awal melalui video pada Jumat siang. Dalam pernyataannya, Prabowo menyampaikan kesedihan, keprihatinan, serta kekecewaannya atas tindakan aparat yang dinilainya “berlebihan”. “Saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab,” tegasnya. Ia menambahkan, “Seandainya diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku.”

Tragedi yang memicu gelombang duka dan amarah nasional ini terjadi pada Kamis (28/8/2025) malam. Sebuah video amatir yang viral di media sosial memperlihatkan sebuah rantis Brimob melaju dengan cepat di tengah kerumunan warga. Kendaraan lapis baja itu kemudian menindas Affan Kurniawan yang sedang berusaha menyelamatkan diri dari kerumunan. Insiden tersebut langsung memicu ketegangan massa di lokasi kejadian.

Menanggapi hal ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan permintaan maaf dan menyesali terjadinya insiden tersebut. Sebagai langkah awal penanganan, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri telah melakukan pemeriksaan etik terhadap tujuh anggota Brimob yang terlibat, yang saat ini juga telah ditempatkan secara khusus.

Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Riau, Titik Panas Sumatra Tembus 2.945

Di akhir pernyataan videonya, Presiden Prabowo juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap provokasi yang dapat memicu huru-hara. “Percayalah kepada pemerintah yang saya pimpin. Pemerintah akan berbuat yang terbaik untuk rakyat kita,” tuturnya meyakinkan. “Semua keluhan-keluhan masyarakat akan kami catat dan akan kami tindak lanjuti,” pungkas Presiden, menutup pernyataannya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline Video Channel

@headlinesia.com

Dr. Chairul Huda, SH, MH menjadi saksi ahli dalam Perkara Abdul Wahid. Dalam Keterangan kepada HEADLINESIA.com menjelaskan bahwa Dakwaan minim bukti bahkan terkesan dipaksakan. Apa pernyataan lengkapnya untuk kesaksian Abdul Wahid menurut Ahli Pidana kondang Indonesia ini? Simak di video berikut. Baca di: www.headlinesia.com #headlinesia

♬ original sound - headlinesia.com - headlinesia.com

Trend Headlinesia

01

BAIC BJ40 Mobil Boss Sawit Unjuk Gigi di SIEXPO 2026 Pekanbaru

02

Sengketa Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru: Pemborong Tagih Rp15,3 M

03

KPK Periksa SF Hariyanto

Headline News