SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukum
Home » Berita » Ojol Dianiaya Pakai Besi, Dikira Paspampres ternyata Oknum TNI

Ojol Dianiaya Pakai Besi, Dikira Paspampres ternyata Oknum TNI

Seorang pengemudi ojek online bernama Hasan (26) menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria yang diduga anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada Rabu (4/2/2026) di Kembangan, Jakarta Barat.(INSTAGRAM/@hasanrisqi)
Seorang pengemudi ojek online bernama Hasan (26) menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria yang diduga anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada Rabu (4/2/2026) di Kembangan, Jakarta Barat.(INSTAGRAM/@hasanrisqi)

HEADLINESIA.com, JAKARTA,10 FEBRUARI 2026 – Seorang pengemudi ojol, Hasan (26), menjadi korban penganiayaan oleh oknum TNI di Kembangan, Jakarta Barat, pada Rabu (4/2/2026) akibat salah paham lokasi pengantaran. Korban dipukul menggunakan besi setelah sebelumnya sempat terlibat cekcok mulut dengan pelaku melalui sambungan telepon.

Peristiwa bermula saat Hasan mengantar penumpang bernama Nur. Karena titik lokasi di aplikasi tidak akurat, Hasan mencoba mengonfirmasi alamat melalui ponsel Nur. Namun, Hasan justru menerima makian dari pria di seberang telepon.

Setibanya di lokasi, ketegangan memuncak. Anak pelaku menendang motor Hasan hingga terjadi baku hantam. Tak lama, pelaku utama muncul dan melakukan tindakan kekerasan secara brutal. “Dia datang bawa besi dan mukul kepala saya. Sekali pukul pakai besi, terus warga langsung sudah di situ semua,” ungkap Hasan.

Identitas Pelaku Bukan Paspampres

Awalnya, pelaku santer disebut sebagai anggota Paspampres berdasarkan informasi dari ketua RT setempat. Hal ini sempat membuat pihak kepolisian mengarahkan laporan ke Polisi Militer Kodam (Pomdam). Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, pihak Paspampres memberikan klarifikasi resmi.

Asintel Danpaspampres, Kolonel Inf Mulyo Junaidi, menegaskan bahwa pelaku merupakan anggota Denma Mabes TNI. “Tadi sudah saya cek, rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres. Tapi dia anggota Mabes TNI, Denma,” kata Mulyo. Saat ini, kasus tersebut sedang dalam penyelidikan mendalam oleh pihak terkait untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur militer.

Temuan Ombudsman di Cibinong Fasilitas Mewah: Napi Kelas Kakap Harvey Moes dan Ferdy Sambo ada disana

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline Video Channel

@headlinesia.com

Dalam Rapat bersama yang diselenggarakan Posko AJU. Kapolda Riau Memberikan paparan terkait beberapa kasus kebakaran hutan Dan lahan di Riau dan adanya dugaan infikasinketerlibatan Korporasi. Menamggapi Hal itu Presiden Prabowo Subuanto mengambil langkah tegas untuk pemeriksaan Dan investigasi lebih lanjut. Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Presiden itu, meminta tersangka untuk di kirim ke Jakarta. #headlinesia

♬ original sound - headlinesia.com - headlinesia.com

Trend Headlinesia

01

Ulama di Mimbar Pengadilan: Membaca Makna Kesaksian UAS dalam Sengkarut Politik Riau

02

29 Wilayah Malaysia Terdampak Asap

03

Harga BBM di Riau Naik, Bagian Dampak Beban Pajak Daerah

Headline News