SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
Hukum
Home » Berita » KPK Usut Keterlibatan Raffi Ahmad dalam Kasus Korupsi Bea Cukai

KPK Usut Keterlibatan Raffi Ahmad dalam Kasus Korupsi Bea Cukai

Raffi Ahmad staf khusus utusan Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni
Raffi Ahmad staf khusus utusan Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni

HEADLINESIA.com, JAKARTA, 9 JUNI 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi nama Raffi Ahmad muncul dalam penyidikan korupsi Bea Cukai. Hal ini disampaikan pada Senin di Jakarta. Ia diduga menitipkan barang elektronik melalui Blueray Cargo di Amerika Serikat.

Nama Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad, mengejutkan publik usai terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi di Ditjen Bea Cukai.

Awalnya, keterlibatan Raffi Ahmad terungkap dalam persidangan pada 5 Juni 2026. KPK membenarkan fakta kunjungan Raffi ke Blueray Cargo. Ia menitipkan sejumlah barang di sana. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, memberi penjelasan tegas.

“Betul, ada fakta saudara RA itu menitip,” ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin.

Belum Ada Pemanggilan

Namun, KPK belum melakukan pemanggilan resmi terhadap Raffi Ahmad. Penyidik belum menemukan bukti kuat keterlibatan langsung Raffi. Hal ini terkait pengurusan imigrasi Blueray Cargo. Taufik menjelaskan alasan penundaan pemeriksaan tersebut.

KPK Ungkap Modus Rekening OB Pada Perkara Bupati Muara Enim

“Kemarin kami tidak kembangkan terlalu jauh karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan,” katanya. Ia menambahkan fakta itu belum mengarah pada peristiwa Blueray mengurus keimigrasian di Ditjen Bea Cukai.

KPK Siap Dalami Bukti

Selanjutnya, KPK berjanji menelusuri setiap fakta baru dari persidangan. Lembaga antirasuah ini memastikan pemeriksaan lanjutan jika memang diperlukan. Taufik menegaskan komitmen lembaganya dalam mengusut kasus ini.

“Apakah nanti fakta-fakta persidangan itu akan menjadi fakta baru yang kemudian perlu didalami? Ya, kami akan lakukan pemeriksaan-pemeriksaan tentunya,” ujarnya.

Sebagai pengingat, rentetan kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Operasi tersebut terjadi pada awal Februari 2026. KPK telah menetapkan belasan pejabat Bea Cukai sebagai tersangka. Pemilik Blueray Cargo juga turut terseret kasus suap ini.

Presiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala Badan Gizi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement