SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
Lingkungan
Home » Berita » Waspada, Tanah Jakarta Ambles Lebih Cepat dari Kenaikan Laut!

Waspada, Tanah Jakarta Ambles Lebih Cepat dari Kenaikan Laut!

Ilustrasi Jakarta Ambles_headlinesia
Ilustrasi Jakarta Ambles_headlinesia

HEADLINESIA.com, PEKANBARU, 28 MEI 2026 – Tim peneliti Jerman dan AS mengungkap fakta mengejutkan pada Rabu (27/5/2026). Melalui data satelit, mereka menemukan daratan pesisir dunia terus ambles. Jakarta termasuk kota dengan laju penurunan tanah tercepat secara global.

Bukan cuma laut yang naik, daratan pesisir dunia kini perlahan tenggelam. Jakarta jadi salah satu wilayah dengan penurunan tanah tercepat.

Penurunan ini tiga kali lebih besar dari rata-rata garis pantai global. Angkanya mencapai rata-rata 0,64 sentimeter per tahun. Akibatnya, sekitar 71 persen populasi pesisir global sangat terdampak.

Tanah Jakarta Ambles Ekstrem

Lebih lanjut, Jakarta mencatat rekor yang sangat buruk. Ibu kota ini mengalami penurunan tanah lebih dari 1,3 sentimeter per tahun. Bahkan, beberapa wilayah Jakarta ambles hingga 3,8 sentimeter setiap tahunnya. Fenomena ini terpantau jelas berkat bantuan teknologi satelit radar.

Adapun penyebab utamanya ternyata sangat beragam. Jurnal Nature Communications menyoroti penyedotan air tanah berlebihan dan beban gedung perkotaan.

Semangka Kuning, Buah Premium Penjaga Gula Darah

“Wilayah pesisir tenggelam bukan hanya karena laut naik, tetapi daratannya turun,” ungkap Dr. Julius Oelsmann dari German Geodetic Research Institute.

Belajar dari Kesuksesan Tokyo

Meskipun demikian, harapan perbaikan masih tetap ada. Tokyo pernah ambles 10 sentimeter per tahun di masa lalu. Namun, pemerintah Jepang sukses menyetopnya dengan melarang pemompaan air tanah. Oleh karena itu, langkah tegas sangatlah diperlukan sekarang. Bagi kota seperti Jakarta, studi ini adalah dasar ilmiah penting. Pemerintah harus segera mempercepat reformasi pengelolaan air tanah. Tujuannya jelas demi mengurangi risiko tenggelam di masa depan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement