Sempat buron pasca-OTT di Riau, Bupati dan Sekda Kuansing akhirnya menyerahkan diri ke KPK malam ini.
HEADLINESIA.com, JAKARTA, 30 JUNI 2026 – Setelah sempat buron, aksi Bupati Kuansing menyerah ke KPK akhirnya menyita perhatian publik. Langkah kooperatif ini dia lakukan bersama Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnaen.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi kedatangan kedua pejabat tersebut pada Selasa (30/6/2026) malam. “Bupati dan Sekda Kuansing tiba di Merah Putih pukul 21.17 WIB,” ujar Budi kepada media.
Selanjutnya, kedua pejabat daerah tersebut langsung masuk ke ruang pemeriksaan intensif. Petugas KPK memeriksa mereka secara mendalam untuk membongkar kasus suap tersebut.
Kronologi KPK di Kuansing
Sebelumnya, tim penyidik KPK menggelar operasi senyap di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Operasi tangkap tersebut berlangsung tak terduga pada Senin (29/6/2026) lalu.
Terkait operasi itu, tim KPK berhasil mengamankan total sepuluh orang terduga pelaku. Penyidik menangkap sembilan orang di Kuansing, sedangkan satu orang lainnya di Jakarta.
Penyitaan Barang Bukti dan Status Kasus
Selain mengamankan para terduga, tim penyidik juga menyita sejumlah barang bukti di lapangan. Penyidik menyita dokumen Barang Bukti Elektronik (BBE) serta satu unit mobil operasional.
Kemudian, Budi menjelaskan bahwa kasus korupsi ini berkaitan erat dengan dugaan suap jabatan Sekda. “Kami mengimbau agar yang bersangkutan bersikap kooperatif,” tegas Budi sebelum penyerahan diri terjadi.
Hingga kini, pimpinan KPK telah melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Lembaga antirasuah tersebut juga resmi menaikkan status penanganan perkara ini ke tahap penyidikan.
Alhasil, KPK akan segera menetapkan para pihak yang terlibat sebagai tersangka dalam waktu dekat.

Comment