SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
Hukum
Home » Berita » Abdul Wahid Cecar SF Hariyanto Soal Rekaman KPK Bocor dan Cium Tangan

Abdul Wahid Cecar SF Hariyanto Soal Rekaman KPK Bocor dan Cium Tangan

SF Hariyanto saat menjadi saksi di persidangan dugaan kasus korupsi dinas pupr pkpp provinsi riau
SF Hariyanto saat menjadi saksi di persidangan dugaan kasus korupsi dinas pupr pkpp provinsi riau

HEADLINESIA.com, PEKANBARU, 4 JUNI 2026 – Sidang di Pengadilan Negeri Pekanbaru pada Rabu (3/6/2026) berlangsung panas. Terdakwa Abdul Wahid, mencecar saksi Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, terkait adanya rekaman KPK di Ponselnya dan konflik politik.

Sidang kasus korupsi Abdul Wahid memanas. Ia mencecar Plt Gubernur Riau SF Hariyanto soal bocornya rekaman KPK dan drama politik masa lalu.

Tudingan Rekaman KPK Bocor

Selanjutnya, sidang fokus pada isu sensitif. Abdul Wahid mengungkap SF Hariyanto membocorkan rekaman pemeriksaan KPK dan mempertanyakan rekaman itu yang sifatnya rahasia.

“Dia menunjukkan rekaman saya diperiksa KPK,” ujar Wahid.

Ia kaget dokumen rahasia itu beredar. Wahid menyebut rekaman ditunjukkan kepada mantan Bupati Siak, Arwin, dan lainnya.

SF Hariyanto Akui Ardi “Curhat”, Siapa yang Bohong?

Bahkan, Wahid mengutip dugaan ancaman Hariyanto. “Tangan saya di mana-mana, di KPK ada,” tiru Wahid.

Namun, tuduhan itu ditepis. “Tidak benar saya ucapkan itu,” jawab Hariyanto dengan nada rendah.

Konflik Cium Tangan

Selain itu, terungkap retaknya hubungan politik mereka. Wahid menyinggung perubahan drastis sikap Hariyanto yang enggan dipanggil wakil, melainkan Gubernur Dua. Padahal, Kapolda Riau sempat memediasi mereka.

Puncaknya, sidang menjadi riuh. Wahid mengungkit momen emosional masa lalu.

“Berapa kali bapak minta maaf ke saya dan cium tangan saya?” tanya Wahid tajam.

Prabowo Copot Dadan Imbas Ribuan Dapur MBG Bermasalah

Mendengar itu, Hariyanto merespons tinggi. “Saya tidak pernah minta maaf dan cium tangan bapak,” bantah Hariyanto. Mendengar bantahan itu, Abdul Wahid terlihat senyum tipis Sarkas.

Akhirnya, sidang ini membongkar hancurnya kongsi politik yang di elu-elukan oleh masyarakat Riau dan mendapatkan perolehan suara terbanyak saat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement