HEADLINESIA.com, JAKARTA, 1 MEI 2026 – Riset nutrisi terbaru tahun 2025-2026 mengungkap bahwa mengonsumsi apel hingga kiwi secara utuh di Jakarta memberikan asupan antioksidan lebih tinggi guna menangkal radikal bebas serta menjaga kesehatan metabolik tubuh secara maksimal.
Selanjutnya, banyak orang terbiasa mengupas kulit buah karena alasan praktis atau kebersihan. Padahal, lapisan terluar buah justru menjadi tempat berkumpulnya serat dan vitamin penting. Studi menunjukkan bagian luar buah memiliki senyawa pelindung alami yang berfungsi sebagai tameng kesehatan.
Keajaiban Serat pada Kulit Apel dan Pir
Selain itu, kulit apel merupakan bagian paling bernilai yang sering dibuang sia-sia. Di sana terdapat serat pangan dan senyawa quercetin untuk melindungi sel tubuh. Jurnal Food and Function (2025) menegaskan senyawa fenolik kulit apel jauh lebih tinggi dibanding bagian dagingnya.
Di sisi lain, buah pir juga memiliki manfaat serupa pada kulit tipisnya. Mengonsumsi pir utuh membantu kerja usus tetap teratur dan memberi rasa kenyang lebih lama. Penelitian tahun 2025 membuktikan kulit pir merupakan lokasi utama akumulasi senyawa fenolik yang bernilai tinggi.
Nutrisi Tersembunyi Kiwi, Anggur, dan Jambu Biji
Menariknya, kiwi yang memiliki permukaan berbulu pun tetap aman dikonsumsi setelah dicuci bersih. Studi dalam jurnal Food Chemistry (2026) menyoroti kulit kiwi mengandung komponen bioaktif yang mendukung kesehatan usus secara fungsional.
Kemudian, pada anggur merah dan ungu, pigmen antosianin justru terkonsentrasi pada kulitnya. Senyawa resveratrol di dalamnya juga sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung Anda. Terakhir, jambu biji yang dimakan utuh memberikan kombinasi vitamin C dan polifenol dalam satu gigitan.
Namun, Anda wajib memperhatikan kebersihan sebelum menyantapnya. Cuci buah di bawah air mengalir sambil digosok perlahan untuk menghilangkan debu serta sisa lapisan pestisida. Pastikan buah dalam kondisi segar agar manfaat nutrisinya tetap terjaga sempurna bagi tubuh.

Comment