SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah
Home » Berita » Warga Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Swadaya Sepanjang 4 Km

Warga Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Swadaya Sepanjang 4 Km

Masyarakat Dusun 15 Desa Bandar Agung, Kecamatan Sribawono, Lampung Timur patungan Rp. 100.000,- untuk ngecor jalan agar layak dilalui.(Veri Novianto )
Masyarakat Dusun 15 Desa Bandar Agung, Kecamatan Sribawono, Lampung Timur patungan Rp. 100.000,- untuk ngecor jalan agar layak dilalui.(Veri Novianto )

HEADLINESIA.com, LAMPUNG TIMUR, 19 JULI 2026 –Warga Desa Bandar Agung, Lampung Timur, bergotong-royong membangun jalan secara swadaya pada Minggu (19/7/2026). Langkah mandiri ini mereka ambil karena kecewa menunggu bantuan pemerintah yang tidak kunjung terealisasi.

Lelah menunggu bantuan pemerintah, warga Lampung Timur gotong royong patungan untuk mengecor jalan desa sepanjang 4 kilometer secara mandiri.

Secara mengejutkan, warga Dusun 15 dan Dusun 16 ini tidak menggunakan anggaran negara sepeser pun. Sebaliknya, mereka mengumpulkan uang patungan dari kantong pribadi untuk mendanai seluruh proyek tersebut.

Akhirnya, warga menyumbang dana secara sukarela mulai dari Rp100.000 hingga Rp250.000 per kepala keluarga. Dana yang terkumpul tersebut langsung mereka gunakan untuk mengecor jalan rusak di lingkungan tempat tinggalnya.

Inisiatif Pemuda Lampung Timur Cor Jalan 4 Kilometer

Tokoh masyarakat Dusun 15, Rahmat Suwondo, mengapresiasi gerakan yang dipelopori oleh kelompok pemuda Garda Ngogosari ini. Menurutnya, aksi nyata para pemuda tersebut langsung mendapat dukungan penuh dari seluruh warga desa.

Abdul Wahid: Ini Bukan Sekadar Perkara Hukum, Tapi Peristiwa Politik Bernuansa Hukum

“Ini murni inisiatif pemuda yang didukung masyarakat,” ujar Rahmat kepada wartawan pada Minggu (19/7/2026). Beliau menegaskan bahwa gerakan ini murni keikhlasan warga demi membangun lingkungan yang lebih baik.

Lebih lanjut, Rahmat memaparkan target pembangunan jalan penghubung antardusun tersebut mencapai panjang empat kilometer. Saat ini, warga telah sukses mengecor beton jalan sepanjang dua kilometer secara swadaya.

Sementara itu, sisa jalan yang belum diperbaiki akan warga lanjutkan secara bertahap. Pengerjaan tersebut tentu akan menyesuaikan dengan kondisi keuangan masyarakat ke depan.

Enggan Menanti Bantuan Pemerintah yang Tidak Pasti

Selanjutnya, warga memilih opsi patungan karena sudah bertahun-tahun mendambakan akses jalan yang layak. Penantian panjang tanpa kepastian membuat masyarakat tidak mau tinggal diam lagi.

“Masyarakat sangat mendambakan jalan bagus,” ungkap Rahmat menambahkan alasan di balik aksi warga tersebut. Beliau menyampaikan bahwa karena menunggu terlalu lama, akhirnya muncul inisiatif untuk mengecor jalan sendiri.

Gerindra Bantah Isu Prabowo Intervensi Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Senada dengan Rahmat, seorang warga bernama Sariman menjelaskan teknis pengumpulan dana warga setempat. Warga melakukan aksi ketuk pintu rumah secara sukarela di sepanjang jalur rusak.

“Setiap rumah ikut berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing,” kata Sariman saat memberikan kesaksian di lokasi. Beliau menegaskan bahwa warga memiliki semangat kuat yang sama untuk memperbaiki jalan.

Pada akhirnya, keputusan warga sudah bulat untuk tidak terus bergantung pada dinas terkait. Mereka khawatir penundaan bantuan akan mengisolasi aktivitas ekonomi masyarakat desa semakin parah.

Sebab itu, keinginan kuat untuk memiliki akses aman memacu warga menyisihkan sebagian rezeki mereka. Semangat gotong royong ini berhasil menjadi solusi nyata bagi infrastruktur desa mereka.

Bocah Boyolali Temukan Bug NASA, Dapat Penghargaan Internasional

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline Video Channel

@headlinesia.com

Dr. Chairul Huda, SH, MH menjadi saksi ahli dalam Perkara Abdul Wahid. Dalam Keterangan kepada HEADLINESIA.com menjelaskan bahwa Dakwaan minim bukti bahkan terkesan dipaksakan. Apa pernyataan lengkapnya untuk kesaksian Abdul Wahid menurut Ahli Pidana kondang Indonesia ini? Simak di video berikut. Baca di: www.headlinesia.com #headlinesia

♬ original sound - headlinesia.com - headlinesia.com

Trend Headlinesia

01

Istri Dani Jadi Saksi pada Agenda Pembuktian, Hakim: Lho…Nggak Begini Juga Konsepnya

02

Plot Twist Sidang Abdul Wahid: Jaksa Salah Sebut Umur, Mengutip Ayat Tidak Relevan dan Penggal Fakta Persidangan

03

31 Kali Kalimat Demi Allah diucapkan Abdul Wahid Bantah Tuduhan dan 6 Fakta Mencengangkan

Headline News