SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah
Home » Berita » Kabut Asap Ancam Jambi, Warga Mulai Mengeluh Sesak Nafas

Kabut Asap Ancam Jambi, Warga Mulai Mengeluh Sesak Nafas

Foto udara kawasan Bundaran Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo yang tertutup kabut asap di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (23/8/2026). Berdasarkan citra satelit Himawari-9 yang dipantau BMKG pada Minggu (23/8) pukul 10:00 WIB, terdeteksi terjadi sebaran asap di wilayah Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selata, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua Selatan akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di daerah tersebut, dan menyebabkan jarak pandang di Kota Palembang pada pagi hari kurang dari 50 meter sedangkan kualitas udara masuk dalam kategori Berbahaya pada malam dan pagi hari. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Foto udara kawasan Bundaran Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo yang tertutup kabut asap di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (23/8/2026). Berdasarkan citra satelit Himawari-9 yang dipantau BMKG pada Minggu (23/8) pukul 10:00 WIB, terdeteksi terjadi sebaran asap di wilayah Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selata, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua Selatan akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di daerah tersebut, dan menyebabkan jarak pandang di Kota Palembang pada pagi hari kurang dari 50 meter sedangkan kualitas udara masuk dalam kategori Berbahaya pada malam dan pagi hari. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

HEADLINESIA.com, JAMBI, 27 AGUSTUS 2026 – Kabut asap Jambi akibat kebakaran hutan mulai mengancam kehidupan warga. Kualitas udara memburuk sehingga memicu berbagai gangguan kesehatan. Warga mengeluhkan sesak napas hingga mata perih pada Rabu (26/8/2026).

Oleh karena itu, kegiatan pendidikan ikut terdampak cukup parah. Pemerintah daerah resmi menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh. Keputusan ini berlaku selama beberapa hari ke depan.

Akibatnya, warga bernama Untung sangat merasakan dampak buruk ini. Ketiga anaknya mendadak sakit dalam lima hari terakhir. Mereka terus mengalami batuk, pilek, dan sesak napas.

“Sebenarnya ingin libur, cuma kami tidak bisa kerja,” keluh Untung. Ia terpaksa memakai masker saat mencari nafkah di luar. Jika tidak bekerja, keluarganya tentu tidak akan memiliki uang.

Dampak Karhutla Jambi pada Sekolah

Sementara itu, pemerintah provinsi mengambil langkah antisipasi secara cepat. Pemprov Jambi menerbitkan edaran penyesuaian kegiatan belajar mengajar. Aturan ini menyesuaikan kondisi kualitas udara di setiap wilayah.

Presiden Prabowo “Ditipu” Gubernur Jambi soal Titik Karhutla

Selanjutnya, Kepala Dinas Kominfo Jambi, Ariansyah, membenarkan hal tersebut. “SE itu benar,” ujar Ariansyah pada Selasa (25/8/2026).

Namun, kebijakan belajar daring ini tidak serentak untuk semua. Kepala daerah wajib memantau tingkat kualitas udara terlebih dahulu. “Jika masuk kategori berbahaya, belajar boleh dialihkan ke rumah,” tegasnya.

Sejalan dengan itu, Wali Kota Jambi Maulana turut bertindak. Ia segera meliburkan siswa kelas bawah yang lebih rentan. “Untuk kelas atas yang memiliki asma juga diliburkan,” ujarnya.

Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan

Selain mengganggu kesehatan, luas kebakaran hutan Jambi terus bertambah. Lahan terbakar telah mencapai 916,26 hektare pada Selasa (25/8/2026). Kondisi ini menuntut penegakan hukum yang sangat tegas.

Menanggapi situasi ini, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersikap tegas. Ia memastikan tiga perusahaan di Jambi sedang menjalani proses pidana.

Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Riau, Titik Panas Sumatra Tembus 2.945

“Untuk di Jambi, ada tiga perusahaan yang masuk pidana,” ungkapnya. Ia menjamin aparat menindak pelaku tanpa memandang skala perusahaan. Tujuannya jelas agar ada efek jera bagi para pelaku pembakaran.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline Video Channel

@headlinesia.com

Dalam Rapat bersama yang diselenggarakan Posko AJU. Kapolda Riau Memberikan paparan terkait beberapa kasus kebakaran hutan Dan lahan di Riau dan adanya dugaan infikasinketerlibatan Korporasi. Menamggapi Hal itu Presiden Prabowo Subuanto mengambil langkah tegas untuk pemeriksaan Dan investigasi lebih lanjut. Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Presiden itu, meminta tersangka untuk di kirim ke Jakarta. #headlinesia

♬ original sound - headlinesia.com - headlinesia.com

Trend Headlinesia

01

BAIC BJ40 Mobil Boss Sawit Unjuk Gigi di SIEXPO 2026 Pekanbaru

02

Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Riau, Titik Panas Sumatra Tembus 2.945

03

Sengketa Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru: Pemborong Tagih Rp15,3 M

Headline News