SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politik
Home » Berita » Menkes Janji Perbaikan Komunikasi Publik

Menkes Janji Perbaikan Komunikasi Publik

ANTARA FOTO Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/04).
ANTARA FOTO Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/04).

Headlinesia.com, Jakarta, 28 Mei 2025 – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui perlunya perbaikan dalam komunikasi publik untuk menghindari kesalahpahaman di media sosial. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Senin (26/5/2025), menanggapi sejumlah kontroversi terkait pernyataannya belakangan ini.

Menkes mengaku heran karena beberapa pernyataannya yang viral sebenarnya telah disampaikan sejak setahun terakhir. “Apa yang saya omongin sekarang salah semua, niatnya sebenarnya baik,” ujarnya.

Salah satu pernyataan yang ramai diperbincangkan adalah kaitan antara pendapatan dan kesehatan. Menkes menjelaskan, hal itu merujuk pada standar Bank Dunia tentang negara maju, di mana pendapatan per kapita minimal Rp 15 juta per bulan. Sementara itu, rata-rata pendapatan masyarakat Indonesia saat ini masih sekitar Rp 5 juta.

“Untuk jadi negara maju, kita harus meningkatkan pendapatan rata-rata, dan syarat utamanya adalah masyarakat yang sehat,” tegasnya. Namun, ia menyayangkan potongan informasi yang beredar di media sosial.


Pernyataan Menkes soal lingkar perut pria (ukuran jeans 33-34) yang dikaitkan dengan risiko kematian juga menuai pro-kontra. Ia menegaskan bahwa hal itu berdasarkan data medis.

Gerindra Bantah Isu Prabowo Intervensi Hukum Kasus Febrie Adriansyah

“Lingkar perut berlebih meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Ini sudah saya sampaikan sejak setahun lalu, tapi baru viral sekarang,” jelasnya.


Dr. Dicky L. Tahapary, Sp.PD-KEMD, ahli endokrinologi dari Fakultas Kedokteran UI, membenarkan bahwa obesitas sentral (lingkar perut >90 cm untuk pria Asia) berkorelasi dengan sindrom metabolik, termasuk diabetes dan hipertensi.


Menkes berkomitmen memperbaiki strategi komunikasi, namun menegaskan bahwa semua pernyataannya berdasar data ilmiah dan kebijakan global. Masyarakat diharapkan melihat konteks lengkap sebelum menyimpulkan informasi.

#headlinesia #headline #menkes

KH Yusuf Chudori di Riau: Rajut Silaturahmi Lintas Agama, Teguhkan NU sebagai Rumah Kebangsaan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline Video Channel

@headlinesia.com

Dr. Chairul Huda, SH, MH menjadi saksi ahli dalam Perkara Abdul Wahid. Dalam Keterangan kepada HEADLINESIA.com menjelaskan bahwa Dakwaan minim bukti bahkan terkesan dipaksakan. Apa pernyataan lengkapnya untuk kesaksian Abdul Wahid menurut Ahli Pidana kondang Indonesia ini? Simak di video berikut. Baca di: www.headlinesia.com #headlinesia

♬ original sound - headlinesia.com - headlinesia.com

Trend Headlinesia

01

Istri Dani Jadi Saksi pada Agenda Pembuktian, Hakim: Lho…Nggak Begini Juga Konsepnya

02

Plot Twist Sidang Abdul Wahid: Jaksa Salah Sebut Umur, Mengutip Ayat Tidak Relevan dan Penggal Fakta Persidangan

03

31 Kali Kalimat Demi Allah diucapkan Abdul Wahid Bantah Tuduhan dan 6 Fakta Mencengangkan

Headline News