SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politik
Home » Berita » KH Yusuf Chudori di Riau: Rajut Silaturahmi Lintas Agama, Teguhkan NU sebagai Rumah Kebangsaan

KH Yusuf Chudori di Riau: Rajut Silaturahmi Lintas Agama, Teguhkan NU sebagai Rumah Kebangsaan

HEADLINESIA.com, PEKANBARU, 16 JULI 2026 – Dalam rangkaian safari silaturahminya ke Provinsi Riau, KH Yusuf Chudori, salah seorang bakal calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), menyempatkan diri bertemu dengan para tokoh lintas agama di Hotel Angkasa Garden, Pekanbaru.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog yang mempertemukan para pemuka agama dari berbagai latar belakang dalam semangat persaudaraan dan kebangsaan. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau, KH Abdurrahman Qoharuddin, bersama sejumlah tokoh agama lainnya.

Dari kalangan Kristen hadir Pendeta Frans P. F. Sirait dan Pendeta Adolf Bastian Marpaung. Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) diwakili Ir. Jono, ST dan Susmoro, sementara Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) dihadiri Kong On dan Edi Brayen. Dari umat Hindu hadir I Nengah Tantra dan Kawit, sedangkan umat Konghucu diwakili Suwandi dan Alan. Adapun dari umat Katolik hadir Pandopatan dan Hari Rau. Sementara tokoh Islam yang turut hadir antara lain KH Zainuddin M. dan KH Hermansyah.

Dalam sambutannya, KH Yusuf Chudori menegaskan bahwa keberagaman merupakan anugerah yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa di Indonesia. Menurutnya, Pancasila telah menjadi perekat yang memungkinkan masyarakat hidup berdampingan dalam perbedaan suku, agama, maupun budaya.

“Kita bersyukur lahir dan hidup di negara Indonesia, negara yang penuh dengan kebinekaan, negara yang dilandasi Pancasila. Meskipun kita berbeda suku dan berbeda agama, tetapi kita tetap satu,” ujar KH Yusuf Chudori.

Viral! Aksi Lafalkan Al-Quran berhadiah Miras, Polisi Turun Tangan

Ia juga mengingatkan bahwa para tokoh agama memikul tanggung jawab besar sebagai teladan bagi umat. Kerukunan yang terbangun di antara para pemimpin agama, kata dia, akan menjadi contoh yang mengalir hingga ke tengah masyarakat.

“Kita yang ditakdirkan menjadi tokoh, menjadi pembimbing umat, harus selalu kompak dan bersama-sama. Karena bapak-bapak inilah yang akan dilihat oleh umat. Ketika para tokohnya bisa duduk bersama, rukun, dan bersilaturahmi, maka semangat itu akan menular hingga ke bawah. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai panutan masyarakat. Saya sangat bersyukur melihat para tokoh agama di Riau dapat menjaga kekompakan ini,” tuturnya.

Dalam suasana penuh keakraban tersebut, para tokoh lintas agama di Riau juga menyampaikan harapan agar Nahdlatul Ulama tetap menjadi kekuatan yang menjaga persatuan bangsa, sekaligus menjadi rumah yang menghadirkan rasa aman dan teduh, tidak hanya bagi umat Islam, tetapi juga bagi seluruh elemen masyarakat Indonesia.

“Kami di Riau berharap NU, khususnya di Riau, semakin kuat dan solid. Karena bagi kami, NU adalah tempat kami bernaung,” ujar Pendeta Frans P. F. Sirait mewakili para tokoh lintas agama yang hadir.

Misteri Raibnya SGD 2.000 di Kasus Menhut Raja Juli Antoni, Apakah ada Peran Kepala Daerah?

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline Video Channel

@headlinesia.com

Dr. Chairul Huda, SH, MH menjadi saksi ahli dalam Perkara Abdul Wahid. Dalam Keterangan kepada HEADLINESIA.com menjelaskan bahwa Dakwaan minim bukti bahkan terkesan dipaksakan. Apa pernyataan lengkapnya untuk kesaksian Abdul Wahid menurut Ahli Pidana kondang Indonesia ini? Simak di video berikut. Baca di: www.headlinesia.com #headlinesia

♬ original sound - headlinesia.com - headlinesia.com

Trend Headlinesia

01

BAIC BJ40 Mobil Boss Sawit Unjuk Gigi di SIEXPO 2026 Pekanbaru

02

Sengketa Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru: Pemborong Tagih Rp15,3 M

03

Staf KPK ditahan KPK Bersama Bupati Pemalang

Headline News