SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
Hukum
Home » Berita » Hah! Ardi Irfandi Curhat ke SF Harianto Soal Fee 5 Persen?

Hah! Ardi Irfandi Curhat ke SF Harianto Soal Fee 5 Persen?

Saksi Persidangan Abddul Wahid
Saksi Persidangan Abddul Wahid

HEADLINESIA.com, PEKANBARU, 22 APRIL 2026 – Gubernur Riau Abdul Wahid membongkar dugaan manipulasi keterangan BAP SF Hariyanto dalam sidang korupsi PUPR di Pekanbaru, Rabu (22/4). Wahid menepis tuduhan fee lima persen setelah saksi Ardi Irfandi membantah isi berita acara pemeriksaan milik Wakil Gubernur tersebut.

Sidang kasus dugaan korupsi di Dinas PUPR Riau kembali memanas dengan fakta baru yang mengejutkan publik. Sementara itu, Abdul Wahid menegaskan tidak pernah memaksa kepala UPT untuk menyetor uang dari pagu anggaran dinas apalagi memaksa.

Pasalnya, ia menyoroti isi BAP SF Hariyanto yang menyebut saksi Ardi Irfandi pernah curhat soal permintaan fee. Namun, Ardi Irfandi secara tegas membantah pernyataan SF Hariyanto di depan majelis hakim pimpinan Delta Tamtama.

“Tidak pernah, Ketua,” ujar Ardi saat dikonfirmasi hakim mengenai kebenaran isi dokumen pemeriksaan milik Wakil Gubernur tersebut. Oleh karena itu, perbedaan keterangan ini memunculkan indikasi adanya informasi tidak valid dalam dokumen pemeriksaan saksi.

Konfrontasi Saksi di Persidangan

Selanjutnya, hakim Delta Tamtama berencana memanggil kembali Ardi Irfandi untuk dikonfrontir langsung dengan SF Hariyanto nanti. Hal ini dilakukan karena pengakuan Ardi di persidangan sangat bertolak belakang dengan apa yang tertulis dalam BAP.

KUPT Rio Andriadi Nyatakan Tidak Tahu DPA, Pengunjung Sidang Terbahak

“Apabila di BAP SF nanti ada, nanti kita konfrontir lagi,” tegas hakim menyikapi dualisme keterangan yang muncul. Alhasil, majelis hakim memutuskan untuk mendalami kejanggalan ini guna mencari kebenaran materiil dalam perkara dugaan korupsi tersebut.

Penundaan Sidang dan Agenda Berikutnya

Selain itu, pihak pengadilan menekankan pentingnya kehadiran SF Hariyanto untuk mengklarifikasi klaim “curhat” fee tersebut secara langsung. Sebagai penutup, persidangan akan dilanjutkan kembali pada Kamis pagi besok dengan agenda pemeriksaan keterangan saksi lainnya.

Dugaan skandal fee 5 persen ini kini menjadi sorotan tajam karena melibatkan petinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi. Masyarakat kini menunggu konsistensi keterangan para saksi untuk menguak siapa aktor intelektual sebenarnya di balik kasus korupsi ini.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement