Ibrahim Al Abrar, bocah 12 tahun asal Boyolali, sukses temukan celah keamanan NASA hingga raih penghargaan dunia.
HEADLINESIA.com, BOYOLALI, 19 JULI 2026 – Ibrahim Al Abrar (12), bocah asal Boyolali, sukses meraih penghargaan dari lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA. Siswa SD ini berhasil menemukan celah keamanan kritis pada sistem digital milik lembaga bergengsi tersebut. Prestasi luar biasa ini ia peroleh pada pertengahan Juli 2026 secara daring.
Kabar gembira tersebut masuk langsung ke dalam surat elektronik pribadinya berupa dokumen resmi. “(Penghargaan) dikirim online lewat email. Dikasih PDF,” ujar Ibra saat ditemui di rumahnya, Minggu (18/7/2026).
Bahaya Celah Keamanan NASA yang Ditemukan Ibra
Menariknya, Ibra mendeteksi kerentanan sistem pada domain utama NASA berupa broken link hijacking. Kerentanan ini menggunakan tautan mati yang masih terpasang aktif di situs resmi mereka.
Ibra menjelaskan bahwa peretas jahat bisa mengambil alih tautan tersebut dengan mudah. “Itu kayak link mati yang ditautin di link-nya NASA,” kata Ibra menjelaskan risiko temuan itu. Menurutnya, pihak lain bisa menyalahgunakan tautan tersebut untuk aksi penipuan atau menyebarkan informasi palsu.
Belajar Otodidak Lewat YouTube dan Kecerdasan Buatan
Secara luar biasa, bocah kelas 6 SD ini menemukan empat celah keamanan sekaligus. Ibra mendeteksi semua kelemahan sistem tersebut hanya dalam kurun waktu dua bulan saja. Ia melakukan pemindaian sistem menggunakan alat pelacak khusus yang ia rancang sendiri.
Ternyata, ia mempelajari bidang keamanan siber ini secara otodidak sejak enam bulan lalu. Ibra memanfaatkan platform YouTube dan kecerdasan buatan untuk memperdalam kemampuannya dari rumah. “Saya terinspirasi dari sana dan saya juga ikut-ikutan belajar cyber security,” tuturnya semangat.
Selain belajar mandiri, putra sulung pasangan Aminuddin dan Hannisa ini tetap mengutamakan sekolah. Ia selalu meluangkan waktu dua jam setiap hari untuk mengasah keahlian digitalnya tersebut. “Siangnya belajar ini (cyber security),” papar bocah yang bercita-cita menjadi ahli siber ini.
Dukungan Penuh dari Keluarga dan Pemerintah Daerah
Tak pelak, pencapaian gemilang Ibra langsung mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Boyolali. Wakil Bupati Boyolali bahkan datang ke sekolah Ibra untuk memberikan dukungan moral secara langsung. Dukungan luar biasa ini membuat Ibra semakin bersemangat untuk terus mengasah kemampuannya.
Di sisi lain, sang ayah, Aminuddin Salas (36), mengaku sangat terkejut sekaligus bangga. Ia tidak menyangka anak desanya bisa menembus sistem pertahanan digital milik NASA. “Jujur enggak menyangka sebenarnya, apalagi saya kan tinggal di desa, jauh dari kota,” ucap Aminuddin.
Akhirnya, sang ayah berharap penghargaan ini menjadi pemantik prestasi Ibra di masa depan. Keluarga berkomitmen penuh untuk terus mendukung minat besar anak pertama mereka di dunia teknologi.

Comment