HEADLINESIA.com, KEDIRI, 21 JUNI 2026 – Ketum PKB Muhaimin Iskandar menyoroti politik internal NU usai Munas di Kediri. Pada Minggu (21/6/2026), ia meminta oknum yang berpolitik praktis segera keluar.
Ketum PKB Muhaimin Iskandar menegur keras manuver politik di dalam PBNU. Ia meminta mereka yang berpolitik praktis segera angkat kaki.
Selanjutnya, pria sapaan Cak Imin ini menegaskan posisi NU. Organisasi besar ini harus selalu merangkul semua pihak. NU bukan tempat untuk memicu perpecahan akibat pertarungan politik.
Sindir Manuver Politik
Oleh karena itu, ia memberi peringatan yang sangat tegas. “Yang main-main di NU keluarkan aja,” tegas Muhaimin. “Yang berpolitik silakan di partai aja,” pesannya lugas.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa NU harus menyatukan umat. “NU itu bukan organisasi politik yang membuat hubungan selalu kompetitif,” tuturnya. Cak Imin bahkan mengaku merindukan gaya kepemimpinan Hasyim Muzadi.
Seruan Damai Jelang Muktamar
Sementara itu, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf turut bersuara. Ia menyuarakan pentingnya persatuan jelang Muktamar pada Agustus mendatang. Proses menuju forum tertinggi itu harus bersih dari kontroversi.
Sebagai penutup, Yahya mengajak semua pihak menjaga kerukunan. “Mari hadirkan gagasan untuk kemaslahatan jamiah,” ucap Yahya. Percepatan muktamar ini diharapkan mengakhiri konflik internal PBNU sebelumnya.

Comment