SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebijakan
Home » Berita » Prediksi 1 Ramadhan 1447 H Kamis 19 Februari 2026

Prediksi 1 Ramadhan 1447 H Kamis 19 Februari 2026

HEADLINESIA.com, JAKARTA, 17 FEBRUARI 2026 – Lembaga Falakiyah PBNU secara resmi menginstruksikan seluruh perukyah di Indonesia untuk tetap melaksanakan rukyatul hilal awal Ramadhan 1447 H pada Selasa (17/2/2026), meski posisi hilal secara teknis masih di bawah ufuk demi menaati amanah Muktamar dan prosedur kenegaraan malam ini.

Langkah ini memicu perhatian publik karena secara astronomis, peluang terlihatnya bulan sabit sangat mustahil. Namun, dalam Surat Resmi Nomor 127/PB.08/A.I.02.13/13/02/2026, ditegaskan bahwa “Lembaga Falakiyah PBNU mendorong perukyah Nahdlatul Ulama untuk melaksanakan rukyatul hilal awal bulan Ramadhan 1447 H pada hari Selasa Kliwon.” Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepatuhan pada hasil Muktamar ke-34 di Lampung serta dukungan terhadap Sidang Isbat Pemerintah.

Data BMKG: Sya’ban Berpotensi Istikmal 30 Hari

Data BMKG memperkuat realita sulitnya pengamatan tersebut. Konjungsi dilaporkan baru terjadi pada Selasa malam pukul 19.01 WIB, saat matahari sudah terbenam. Dengan ketinggian hilal yang masih minus hingga -3 derajat di Jayapura, posisi bulan belum memenuhi kriteria imkanur rukyah.

Kondisi ini memberikan sinyal kuat adanya potensi besar bulan Sya’ban 1447 H akan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari. Jika observasi di lapangan nihil, maka besar kemungkinan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026. Meski demikian, umat Islam diminta tetap tenang menunggu ikhbar resmi PBNU dan pengumuman hasil Sidang Isbat Kementerian Agama malam nanti sebagai rujukan final memulai ibadah puasa.

Temuan Ombudsman di Cibinong Fasilitas Mewah: Napi Kelas Kakap Harvey Moes dan Ferdy Sambo ada disana

Related Posts

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline Video Channel

@headlinesia.com

Dalam Rapat bersama yang diselenggarakan Posko AJU. Kapolda Riau Memberikan paparan terkait beberapa kasus kebakaran hutan Dan lahan di Riau dan adanya dugaan infikasinketerlibatan Korporasi. Menamggapi Hal itu Presiden Prabowo Subuanto mengambil langkah tegas untuk pemeriksaan Dan investigasi lebih lanjut. Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Presiden itu, meminta tersangka untuk di kirim ke Jakarta. #headlinesia

♬ original sound - headlinesia.com - headlinesia.com

Trend Headlinesia

01

Ulama di Mimbar Pengadilan: Membaca Makna Kesaksian UAS dalam Sengkarut Politik Riau

02

29 Wilayah Malaysia Terdampak Asap

03

Harga BBM di Riau Naik, Bagian Dampak Beban Pajak Daerah

Headline News