SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah
Home » Berita » Mahasiswa FISIP UNRI Gotong Royong dan Tanam 600 Bibit Pohon di Kulim Dukung Green Policing

Mahasiswa FISIP UNRI Gotong Royong dan Tanam 600 Bibit Pohon di Kulim Dukung Green Policing

Mahasiswa FISIP UNRI Gotong Royong dan Tanam 600 Bibit Pohon di Kulim Dukung Green Policing. Foto/ Abdul Arsyat
Mahasiswa FISIP UNRI Gotong Royong dan Tanam 600 Bibit Pohon di Kulim Dukung Green Policing. Foto/ Abdul Arsyat

HEADLINESIA.com, PEKANBARU, 23 JULI 2026 – Mahasiswa FISIP Berdampak untuk Negeri Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau melaksanakan kegiatan gotong royong massal dan penanaman bibit pohon di Jalan Sekolah, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru pada Minggu (12/7/2026).

Ketua Panitia Pelaksana, Sirah Al Fatih mengatakan program ini sebagai bentuk manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui program FISIP Berdampak untuk Negeri (FBN), kami terus berkomitmen menghadirkan program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat” ujar Fatih.

Fatih menjelaskan, kegiatan mulanya diawali gotong royong membersihkan sampah, memotong rumput liar, dan berakhir dengan penanaman bibit pohon di sepanjang Jalan Sekolah.

Dia menegaskan penanaman bibit merupakan salah satu program FISIP Berdampak untuk Negeri dalam mendukung program Green Policing pemerintah.

Warga Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Swadaya Sepanjang 4 Km

“Kami mendukung program Green Policing Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menciptakan lingkungan yang hijau, asri, dan berkelanjutan. Terima kasih kami ucapkan kepada Persemaian Permanen Tuah Karya atas kepercayaannya telah memberikan bibit sebanyak 200 bibit rambutan, 200 bibit durian, 200 bibit jengkol,” ucapnya.

Adapun Pemilihan Jalan Sekolah dipilih sebagai titik kegiatan karena menjadi salah satu akses utama menuju SMP. Melalui penghijauan, kawasan tersebut akan menjadi asri dan memberikan nyaman bagi pengguna jalan.

“Bibit pohon yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang, seperti menciptakan kawasan yang lebih rindang, meningkatkan kualitas udara, serta memperindah lingkungan di sekitar,” lanjutnya.

Di sisi lain, Camat Kulim, Fajri Adha menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa FISIP yang telah menginisiasi kegiatan ini. Menurutnya kehadiran mahasiswa dengan berkolaborasi merupakan kontribusi positif.

“Kehadiran mahasiswa FISIP Berdampak untuk Negeri menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk kembali mengghidupkan budaya gotong royong. Semoga semangat ini terus terjaga demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan hijau,” pungkas Fajri dalam sambutannya.

Bocah Boyolali Temukan Bug NASA, Dapat Penghargaan Internasional

Dalam kegiatan ini, mahasiswa FISIP di bawah Dosen Pembimbing Lapangan, Risdayati juga turut menggandeng kolaborasi berbagai pihak. Mulai dari Persemaian Permanen Tuah Karya, ketua forum RT/RW, Kelurahan Pebatuan, hingga tokoh masyarakat.

Melalui sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat, upaya menjaga kelestarian lingkungan dapat terus berlanjut dan menjadi budaya yang diwariskan kepada generasi mendatang.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline Video Channel

@headlinesia.com

Dr. Chairul Huda, SH, MH menjadi saksi ahli dalam Perkara Abdul Wahid. Dalam Keterangan kepada HEADLINESIA.com menjelaskan bahwa Dakwaan minim bukti bahkan terkesan dipaksakan. Apa pernyataan lengkapnya untuk kesaksian Abdul Wahid menurut Ahli Pidana kondang Indonesia ini? Simak di video berikut. Baca di: www.headlinesia.com #headlinesia

♬ original sound - headlinesia.com - headlinesia.com

Trend Headlinesia

01

Istri Dani Jadi Saksi pada Agenda Pembuktian, Hakim: Lho…Nggak Begini Juga Konsepnya

02

Plot Twist Sidang Abdul Wahid: Jaksa Salah Sebut Umur, Mengutip Ayat Tidak Relevan dan Penggal Fakta Persidangan

03

31 Kali Kalimat Demi Allah diucapkan Abdul Wahid Bantah Tuduhan dan 6 Fakta Mencengangkan

Headline News