HEADLINESIA.com, JAKARTA, 22 FEBRUARI 2026 – Temuan ilmiah terbaru mengungkap mikroplastik kini ditemukan di otak manusia dan diduga memicu risiko demensia serta gangguan neurologis setelah masuk melalui aliran darah hanya dalam dua jam akibat konsumsi air kemasan plastik dan polusi udara perkotaan yang masif.
Ancaman Nyata di Balik Praktisnya Air Botol
Studi yang dimuat dalam jurnal Nature memperingatkan warga kota besar seperti Jakarta dan Surabaya mengenai bahaya laten ini. Satu liter air kemasan plastik dapat mengandung ribuan partikel mikroplastik yang mampu menembus lapisan pelindung otak (blood-brain barrier), memicu peradangan, serta stres oksidatif yang merusak saraf.
Kondisi ini diperparah oleh debu dalam ruangan dan polusi udara yang sering kali terabaikan di lingkungan apartemen atau hunian urban. Sebagai langkah preventif, penggunaan teknologi filtrasi seperti Waterdrop K6 mampu menyaring hingga 99,9% kontaminan termasuk mikroplastik, sementara penggunaan pembersih udara Blueair efektif mengurangi partikel plastik di udara untuk menjaga kesehatan fungsi otak jangka panjang.

Comment