SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukum
Home » Berita » Kejagung Lacak Riza Chalid di Malaysia, Tersangka Kunci Korupsi Pertamina Rugikan Negara Rp285 Triliun

Kejagung Lacak Riza Chalid di Malaysia, Tersangka Kunci Korupsi Pertamina Rugikan Negara Rp285 Triliun

Kejagung Tetapkan Riza Chalid dan 9 Tersangka Baru Korupsi Pertamina
Kejagung Tetapkan Riza Chalid dan 9 Tersangka Baru Korupsi Pertamina

HEADLINESIA.com, JAKARTA, 17 Juli 2025 – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengonfirmasi telah mengidentifikasi lokasi buronan Mohammad Riza Chalid di Malaysia. Tersangka kunci kasus korupsi tata kelola minyak mentah PT Pertamina (2018-2023) ini diduga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp285 triliun, menjadikannya satu-satunya dari sembilan tersangka yang belum berhasil diamankan penyidik.

Kejaksaan Agung menyatakan telah memperoleh informasi akurat mengenai keberadaan Mohammad Riza Chalid, tersangka utama dalam dugaan korupsi pengelolaan minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina periode 2018-2023. Konfirmasi ini disampaikan menanggapi laporan terbaru Ditjen Imigrasi yang melacak Riza berada di Malaysia.

“Posisinya sudah kami ketahui berdasarkan sejumlah informasi valid,” tegas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, di depan Gedung Penkum Kejagung, Jumat (18/7/2025).

Tim penyidik saat ini merancang strategi khusus untuk memulangkan Riza ke Indonesia. “Kami sedang mempertimbangkan mekanisme penghadirannya ke Jakarta guna pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Anang sembari menegaskan seluruh prosedur hukum tetap dipatuhi.

Riza yang ditetapkan sebagai tersangka pekan ini rencananya akan menjalani pemeriksaan perdana minggu depan. “Penyidik sedang menjadwalkan pemanggilan untuk minggu depan,” ujar Anang.

19 Sekolah Keracunan di Sidoarjo, Dapur SPPG Ditutup

Dalam pengembangan kasus ini, Kejagung telah menetapkan sembilan tersangka baru:

  1. Alfian Nasution (VP Supply & Distribusi Pertamina)
  2. Hanung Budya Yuktyanta (Direktur Pemasaran & Niaga)
  3. Toto Nugroho (VP Integrated Supply Chain)
  4. Dwi Sudarsono (VP Crude and Trading 2019-2020)
  5. Arief Sukmara (Direktur Gas Petrochemical)
  6. Hasto Wibowo (VP Supply Chain 2019-2020)
  7. Martin Haendra (Business Dev. Manager PT Trafigura)
  8. Indra Putra (Business Dev. Manager PT Mahameru Kencana Abadi)
  9. Mohammad Riza Chalid (Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak)

Riza diduga melakukan intervensi kebijakan dengan memaksa Pertamina menyewa Terminal BBM Merak milik PT Orbit padahal perusahaan tidak membutuhkan tambahan penyimpanan stok. Praktik inilah yang berkontribusi pada kerugian negara Rp285 triliun.

Related Posts

Latest Posts

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline Video Channel

@headlinesia.com

Dalam Rapat bersama yang diselenggarakan Posko AJU. Kapolda Riau Memberikan paparan terkait beberapa kasus kebakaran hutan Dan lahan di Riau dan adanya dugaan infikasinketerlibatan Korporasi. Menamggapi Hal itu Presiden Prabowo Subuanto mengambil langkah tegas untuk pemeriksaan Dan investigasi lebih lanjut. Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Presiden itu, meminta tersangka untuk di kirim ke Jakarta. #headlinesia

♬ original sound - headlinesia.com - headlinesia.com

Trend Headlinesia

01

Warga Tersangka Karhutla Riau 2026, Korporasi Kebal Hukum?

02

Tanpa Menunda, Tim Kuasa Hukum Marjani Langsung Bacakan Eksepsi

03

Penyebab Asam Lambung Naik Usai Minum Teh Hijau dan Solusinya

Headline News