HEADLINESIA.com, JAKARTA, 25 JULI 2026 – Banyak orang mengeluhkan rasa mual dan nyeri ulu hati setelah mengonsumsi teh hijau saat perut kosong. Ahli gizi mengungkapkan kandungan tanin dan kafein dalam teh hijau menjadi pemicu utama iritasi lambung tersebut. Oleh karena itu, Anda perlu memahami cara tepat mengonsumsinya agar tetap aman.
Head of Services Clinical Nutrition Aster CMI Hospital Bengaluru, Edwina Raj, menegaskan bahwa tanin meningkatkan produksi asam lambung. Ketika seseorang meminum teh tanpa makanan, senyawa tanin berpotensi kuat mengikis lapisan lambung.
Selain tanin, kandungan kafein di dalamnya juga memperburuk kondisi pencernaan. “Teh hijau mengandung kafein yang memicu refluks asam dan mual, terutama bagi pemilik lambung sensitif,” ujar Raj.
Senada dengan Raj, Chief Dietitian KIMS Hospitals Mahadevapura, Archana, kerap menemukan kasus serupa pada pasiennya. “Kondisi ini sangat sering terjadi pada orang yang sensitif terhadap kafein,” ungkap Archana.
Manfaat Kesehatan Teh Hijau dan Risiko Seduhan Pekat
Meskipun memicu rasa mual, teh hijau sebenarnya menyimpan sejuta kebaikan bagi tubuh. Studi European Journal of Clinical Nutrition (2020) membuktikan konsumsi teh hijau menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker.
Namun, efektivitas teh hijau untuk penderita diabetes dan program diet masih membutuhkan penelitian lanjutan. Sementara itu, tingkat kepekatan seduhan juga sangat memengaruhi dampaknya terhadap dinding lambung.
Bahkan, semakin pekat seduhan teh hijau, semakin tinggi pula kadar keasamannya. Archana menjelaskan bahwa tanin yang pekat memicu perut kembung hingga sensasi terbakar di dada.
Tips Aman Minum Teh Hijau Agar Tidak Mual
Untuk menghindari efek samping tersebut, Raj menyarankan pembaca agar mengonsumsi teh hijau setelah makan camilan. Hindari meminum beberapa cangkir teh sekaligus pada pagi hari dalam keadaan perut kosong.
Selanjutnya, Anda dapat memilih produk teh hijau yang memiliki kadar kafein lebih rendah. Jika rasa mual terus berlanjut, segera kurangi porsi harian atau berkonsultasilah dengan dokter ahli.
Di sisi lain, Archana menganjurkan masyarakat untuk menikmati teh hijau pendamping sarapan pagi. “Cobalah meminumnya bersama makanan ringan seperti kacang-kacangan atau roti gandum,” imbau Archana.
Akhirnya, kunci utama keamanan pencernaan terletak pada keteraturan porsi dan kecukupan cairan tubuh. Pastikan Anda selalu mendengarkan respons tubuh demi mendapatkan manfaat teh hijau secara optimal.

Comment