SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
Inspirasi
Home » Berita » Solusi Impor BBM, Bobibos Pamer Inovasi

Solusi Impor BBM, Bobibos Pamer Inovasi

Bobibos dipaparkan ke Ditjen Migas ESDM dan segera diuji jalan. Pemerintah tekankan semua inovasi wajib lolos uji teknis.BOBIBOS dipaparkan ke Ditjen Migas ESDM dan segera diuji jalan. Pemerintah tekankan semua inovasi wajib lolos uji teknis.(Bobibos)
Bobibos dipaparkan ke Ditjen Migas ESDM dan segera diuji jalan. Pemerintah tekankan semua inovasi wajib lolos uji teknis.BOBIBOS dipaparkan ke Ditjen Migas ESDM dan segera diuji jalan. Pemerintah tekankan semua inovasi wajib lolos uji teknis.(Bobibos)

HEADLINESIA.com, JAKARTA, 14 APRIL 2026 – Inovasi bahan bakar jerami Bobibos resmi beraudiensi dengan Ditjen Migas di Jakarta, Senin (13/4) demi atasi krisis energi global. Langkah berani ini bertujuan memvalidasi klaim nol emisi dan efisiensi tinggi guna memangkas ketergantungan impor BBM nasional melalui pengujian teknis.

Sejalan dengan tren energi hijau, pemerintah mulai serius melirik potensi bahan bakar alternatif hasil karya anak bangsa. Produk inovatif bernama Bobibos kini masuk tahap pembahasan intensif dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi ESDM.

Selain menawarkan efisiensi, Founder Bobibos Iklas Thamrin menegaskan bahwa produknya telah sukses melewati berbagai pengujian internal secara mandiri. “Klaimnya emisi nol dan konsumsi bahan bakar lebih efisien untuk semua jenis kendaraan,” tegas Iklas pada Senin (13/4/2026).

Limbah Pertanian Jadi Ladang Cuan

Kemudian, Pembina Bobibos Mulyadi menjelaskan bahwa jerami yang selama ini dibakar petani kini memiliki nilai ekonomi tinggi. Pemanfaatan limbah ini diyakini mampu memberi pendapatan tambahan sekaligus membuka lapangan kerja baru di sektor agrikultur.

Selanjutnya, pengembangan skala luas diharapkan dapat memutus rantai ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil yang membebani APBN. Langkah ini dinilai strategis untuk memperbaiki kondisi lingkungan hidup dari dampak polusi kendaraan yang terus meningkat.

Dikorbankan Karena Lemah? Potret Marjani, Ajudan yang Hidup Pas-pasan

Tahap Uji Teknis dan Perizinan

Menanggapi hal itu, Dirjen Migas Laode Sulaeman menekankan bahwa setiap inovasi wajib lolos serangkaian standarisasi pengujian teknis. Pengujian mendatang akan difokuskan pada penggunaan langsung di kendaraan roda dua serta roda empat untuk membuktikan performa aslinya.

Oleh karena itu, tim teknis gabungan segera dibentuk di bawah pimpinan Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Muhammad. Pemerintah juga mengingatkan pihak pengembang agar segera melengkapi seluruh aspek perizinan sebelum mulai melakukan pemasaran secara komersial.

Akhirnya, kolaborasi antara LEMIGAS dan Ditjen EBTKE dalam uji jalan ini menjadi penentu masa depan energi alternatif Indonesia.

Latest Posts

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement