SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah
Home » Berita » TNI Lumpuhkan Tiga Anggota OPM di Puncak Papua, Senjata Milik Prajurit Gugur 2019 Direbut Kembali

TNI Lumpuhkan Tiga Anggota OPM di Puncak Papua, Senjata Milik Prajurit Gugur 2019 Direbut Kembali

HEADLINESIA.com, JAKARTA, 1 AGUSTUS 2025 – Satuan Tugas (Satgas) Habema TNI berhasil menetralisasi tiga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) dalam kontak senjata di Kampung Tigilobak, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (31/7). Operasi ini sekaligus berhasil merebut kembali senjata SS2 V4 milik prajurit TNI yang gugur dalam insiden di wilayah Ugimba pada 2019.

Ketiga anggota OPM yang tewas teridentifikasi sebagai Ado Wanimbo (Danwil Ugimba Kodap VIII Kemabu), Meni Wakerwa alias Jumadon Wake, dan satu orang lagi yang masih dalam proses identifikasi. Ado Wanimbo tercatat dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Mimika sejak 2018.

“Operasi ini merupakan tindak lanjut tegas atas gugurnya prajurit TNI dalam operasi di Wilayah Ugimba tahun 2019, di mana kelompok OPM saat itu membawa lari satu pucuk senjata api SS2 V4 milik TNI,” tegas Panglima Komando Operasi Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, seperti dikutip dari Antara, Jumat (1/8).

Barang Bukti Tersita

Dalam aksi tersebut, personel TNI berhasil menyita sejumlah barang bukti penting dari tangan ketiga anggota OPM, antara lain:

  1. Satu pucuk senjata api SS2 V4 (nomor seri BF.CS 024739) beserta teleskop Trijicon (SN: 923632). Senjata ini dipastikan merupakan milik prajurit TNI yang gugur pada 2019 di Sektor Ugimba.
  2. Satu pucuk senapan angin.
  3. Tiga buah magazen (2 magazen M16 dan 1 magazen SS).
  4. 64 butir munisi kaliber 5,56 mm.
  5. Empat unit telepon genggam, satu dompet, dua power bank, satu buah emas, satu senter kepala.
  6. Dokumen pribadi: KTP atas nama Meni Wakerwa, Kartu Papua Sehat, dan uang tunai Rp 3.800.000.
  7. Dua buah noken (tas tradisional Papua) dan satu tas selempang.

Keteguhan Jaga Kedaulatan

Mayjen Lucky Avianto menegaskan bahwa keberhasilan operasi Satgas Habema ini mencerminkan komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan negara dan melindungi masyarakat dari ancaman kelompok separatis bersenjata.

Presiden Prabowo “Ditipu” Gubernur Jambi soal Titik Karhutla

“Ini adalah simbol keteguhan TNI dalam menjaga kehormatan prajurit dan kedaulatan negara. Operasi ini sekaligus mengembalikan senjata milik negara yang selama ini berada di tangan kelompok separatis,” pungkas Panglima Habema menutup pernyataannya.

Operasi pengejaran yang berujung pada kontak senjata di Tigilobak tersebut menandai upaya berkelanjutan TNI dalam menertibkan keamanan dan menindak kelompok bersenjata ilegal di wilayah Papua. Pemulihan senjata SS2 V4 yang hilang lima tahun lalu menjadi pencapaian signifikan dalam operasi terkini ini.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline Video Channel

@headlinesia.com

Dr. Chairul Huda, SH, MH menjadi saksi ahli dalam Perkara Abdul Wahid. Dalam Keterangan kepada HEADLINESIA.com menjelaskan bahwa Dakwaan minim bukti bahkan terkesan dipaksakan. Apa pernyataan lengkapnya untuk kesaksian Abdul Wahid menurut Ahli Pidana kondang Indonesia ini? Simak di video berikut. Baca di: www.headlinesia.com #headlinesia

♬ original sound - headlinesia.com - headlinesia.com

Trend Headlinesia

01

BAIC BJ40 Mobil Boss Sawit Unjuk Gigi di SIEXPO 2026 Pekanbaru

02

Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Riau, Titik Panas Sumatra Tembus 2.945

03

Sengketa Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru: Pemborong Tagih Rp15,3 M

Headline News