SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukum
Home » Berita » Kejati DKI Ungkap 9 Tersangka Korupsi PT Telkom Senilai Rp431 Miliar

Kejati DKI Ungkap 9 Tersangka Korupsi PT Telkom Senilai Rp431 Miliar

Headlinesia.com, Jakarta, 7 Mei 2025 – Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mengungkap praktik korupsi besar-besaran dalam proyek fiktif PT Telkom Indonesia (Persero) dengan total kerugian negara mencapai Rp431 miliar. Sebanyak 9 tersangka telah ditetapkan, termasuk pejabat PT Telkom dan sejumlah direktur perusahaan rekanan.

Modus Korupsi Proyek Fiktif PT Telkom

Berdasarkan keterangan Kejati DKI, kasus ini bermula pada 2016-2018, di mana PT Telkom bekerja sama dengan 9 perusahaan swasta melalui empat anak usahanya:

  • PT Infomedia
  • PT Telkominfra
  • PT Pins
  • PT Graha Sarana Duta

Keempat anak perusahaan tersebut kemudian menunjuk vendor-vendor yang ternyata berafiliasi dengan perusahaan swasta yang telah diatur sebelumnya. Proyek-proyek yang digelontorkan tidak riil (fiktif), namun dananya tetap dicairkan, menyebabkan kerugian negara Rp431.728.419.870.

Daftar Perusahaan & Nilai Proyek Fiktif

Berikut rincian proyek fiktif beserta nilainya:

29 Wilayah Malaysia Terdampak Asap

  1. PT ATA Energi – Pengadaan baterai lithium ion & genset (Rp64,4 miliar)
  2. PT International Vista Quanta – Penyediaan smart mobile energy storage (Rp22 miliar)
  3. PT Japa Melindo Pratama – Pengadaan material elektrikal di Puri Orchad Apartemen (Rp60,5 miliar)
  4. PT Green Energy Natural Gas – Instalasi sistem gas processing plant (Rp45,2 miliar)
  5. PT Fortuna Aneka Sarana Triguna – Pemasangan smart supply chain management (Rp13,2 miliar)
  6. PT Forthen Catar Nusantara – Pemeliharaan civil, mechanical & electrical (Rp67,4 miliar)
  7. PT VSC Indonesia Satu – Layanan multi-channel pengelolaan visa Arab (Rp33 miliar)
  8. PT Cantya Anzhana Mandiri – Renovasi smart cafe di SCBD (Rp114,9 miliar)
  9. PT Batavia Prima Jaya – Pengadaan hardware monitoring & CT scan (Rp10,9 miliar)

9 Tersangka Kasus Korupsi PT Telkom

Kejati DKI menjerat:

  1. AHMP – GM PT Telkom (2017-2020)
  2. HM – Account Manager PT Telkom (2015-2017)
  3. AH – Executive Account Manager PT Infomedia
  4. NH – Dirut PT ATA Energi
  5. DT – Dirut PT International Vista Quanta
  6. KMR – Pengendali PT Fortuna Aneka Sarana
  7. AIM – Dirut PT Forthen Catar Nusantara
  8. DP – Direktur Keuangan PT Cantya Anzhana Mandiri (tahanan kota)
  9. RI – Dirut PT Batavia Prima Jaya

Mereka dijerat dengan Pasal 2 dan 3 UU Tipikor juncto Pasal 55 KUHP. Delapan tersangka ditahan di Rutan Cipinang & Salemba, sementara DP menjalani tahanan kota karena alasan kesehatan.

Upaya Penegakan Hukum

*”Kerugian negara sementara mencapai Rp431 miliar. Kami terus mendalami aliran dana dan peran masing-masing tersangka,”* tegas Syarief Sulaiman (Aspidsus Kejati DKI).

Kasus ini menjadi sorotan publik sebagai bukti komitmen Kejaksaan memberantas korupsi di BUMN.

#KorupsiPTTelkom #ProyekFiktif #KejatiDKI #Tipikor #HukumIndonesia

Kabut Asap Ancam Jambi, Warga Mulai Mengeluh Sesak Nafas

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline Video Channel

@headlinesia.com

Dalam Rapat bersama yang diselenggarakan Posko AJU. Kapolda Riau Memberikan paparan terkait beberapa kasus kebakaran hutan Dan lahan di Riau dan adanya dugaan infikasinketerlibatan Korporasi. Menamggapi Hal itu Presiden Prabowo Subuanto mengambil langkah tegas untuk pemeriksaan Dan investigasi lebih lanjut. Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Presiden itu, meminta tersangka untuk di kirim ke Jakarta. #headlinesia

♬ original sound - headlinesia.com - headlinesia.com

Trend Headlinesia

01

BAIC BJ40 Mobil Boss Sawit Unjuk Gigi di SIEXPO 2026 Pekanbaru

02

Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Riau, Titik Panas Sumatra Tembus 2.945

03

Sengketa Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru: Pemborong Tagih Rp15,3 M

Headline News