Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sebuah mobil mewah Mercedes-Benz yang tercatat atas nama almarhum Presiden ke-3 RI, BJ Habibie. Penyitaan ini bagian dari penyelidikan dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Barat dan Banten, Bank BJB. Bahkan yang membuat geger, surat tanda nomor kendaraan (STNK) mobil tersebut masih atas nama sang putra bangsa.
HEADLINESIA.com, JAKARTA, 25 AGUSTUS 2025 – Kembali menguak fakta mengejutkan dalam kasus korupsi Bank BJB, KPK berhasil menyita barang bukti berupa mobil mewah yang memiliki kaitan erat dengan mantan Presiden RI. Mobil Mercedes-Benz yang disita itu tercatat secara resmi atas nama Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie.
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan bahwa temuan ini menjadi penting dan bernilai dalam mengusut aliran dana non-budgeter di Bank BJB. “Tapi yang menjadikan bernilai, kalau tidak salah STNK-nya masih STNK atas nama papanya ya (ayah Ilham Akbar Habibie, BJ Habibie),” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (25/8/2025).
Imbas dari temuan mobil tersebut, KPK pun memanggil putra pertama almarhum BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie, untuk dimintai keterangan sebagai saksi pada Jumat (22/8/2025) lalu. Namun, pemanggilan pertama itu tidak dipenuhi Ilham. KPK menyatakan bahwa Ilham sedang berada di Malaysia dan telah meminta penjadwalan ulang.
“Saya agak lupa apakah minggu depan atau di minggu depannya lagi. Tapi yang jelas beliau (Ilham Akbar Habibie) sudah memberikan waktu ya untuk diminta keterangan sama kita,” ucap Asep.
Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa penyidik akan mendalami keberadaan mobil Mercedes-Benz tersebut. Pengecekan ulang atau cross-check akan dilakukan untuk melacak asal-usul dan keterkaitannya dengan aliran dana dalam kasus korupsi ini. “Salah satunya adalah terkait dengan masalah mobil, yang akan kita dalami. Termasuk juga, kita sedang melakukan cross-check terhadap setiap aliran dana,” ujarnya.
Sebelumnya, KPK juga telah menyita satu unit mobil Mercedes-Benz dan satu unit motor merek Royal Enfield dari mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dalam kasus yang sama. Kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB ini terus berkembang, menunjukkan komitmen KPK untuk menelusuri semua aliran dana dan aset yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi.
Pemanggilan Ilham Akbar Habibie sebagai saksi menunjukkan bahwa KPK serius ingin mengungkap kebenaran dari setiap transaksi dan kepemilikan aset yang diduga terkait dengan kasus ini. Masyarakat pun menantikan perkembangan transparan dari penyelidikan ini.

Comment