Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menerima penghargaan tertinggi negara, Bintang Mahaputera Adipurna, dari Presiden Prabowo Subianto. Anugerah ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas jasa-jasa besarnya dalam mengerek investasi strategis dan membangun pondasi kemandirian energi nasional melalui kebijakan hilirisasi yang masif.
HEADLINESIA.com, JAKARTA, 26 AGUSTUS 2025 – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Prosesi penganugerahan berlangsung dalam suatu upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (25/8/2025).
Penghargaan prestisius ini disematkan kepada Bahlil atas kontribusi dan dedikasinya yang dinilai luar biasa bagi bangsa dan negara. Sosok Bahlil disebut-sebut berjasa besar dalam mendorong iklim investasi dan ketahanan energi Indonesia.
“Beliau berjasa luar biasa dalam bidang energi dan investasi melalui kebijakan hilirisasi mineral, penguatan investasi strategis, serta pengembangan energi baru terbarukan,” ujar pembawa acara saat membacakan alas an pemberian penghargaan kepada Bahlil. Langkah-langkah strategisnya tersebut diakui secara publik telah meningkatkan kemandirian energi nasional dan membawa manfaat luas bagi perekonomian.
Dasar Hukum dan Kriteria Prestisius
Bintang Mahaputera Adipurna merupakan tanda kehormatan tertinggi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Penghargaan ini tidak diberikan sembarangan dan hanya ditujukan kepada tokoh-tokoh yang memenuhi kriteria sangat ketat.
Kriteria tersebut mencakup tiga hal utama: memiliki jasa luar biasa di berbagai bidang untuk kemajuan dan kemakmuran bangsa, pengabdian dan pengorbanan di bidang sosial-politik-ekonomi yang manfaatnya besar bagi negara, serta memiliki darmabakti yang diakui secara luas baik di tingkat nasional maupun internasional. Penganugerahan ini kepada Bahlil menunjukkan bahwa kontribusinya memenuhi semua kriteria bergengsi tersebut.
Secara keseluruhan, Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan kepada 117 tokoh bangsa pada hari itu. Pemberian penghargaan ini berdasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 73, 74, 75, 76, dan 78/TK Tahun 2025.
Jejak Langkah Sang Pengusaha yang Menjabat Menteri
Profil Bahlil Lahadalia menunjukkan perjalanan karir yang impresif dari dunia usaha ke panggung politik nasional. Sebelum memasuki pemerintahan, pria kelahiran Banda, Maluku, 7 Agustus 1976 ini adalah seorang pengusaha sukses dengan bisnis yang merambah berbagai sektor seperti perkebunan, properti, transportasi, pertambangan, dan konstruksi. Ia merupakan pemilik PT Rifa Capital Holding Company yang membawahi setidaknya 10 perusahaan.
Bahlil juga tidak asing dengan organisasi. Dedikasinya di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) membawanya menjadi Ketua Umum BPP HIPMI untuk periode 2015-2019, setelah bergabung sejak 2003.
Di pemerintahan, kariernya melejit saat dipercaya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memimpin Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Kesuksesannya membawa iklim investasi yang positif kemudian berlanjut dengan peran vitalnya sebagai Tim Sukses pemenangan pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Kinerja dan loyalitasnya tersebut berujung pada kepercayaan untuk menduduki kursi Menteri ESDM dalam kabinet pemerintahan baru.
Penganugerahan Bintang Mahaputera Adipurna ini bukan hanya sekadar penghargaan, melainkan sebuah pengakuan resmi negara atas seluruh kerja keras, terobosan, dan dedikasi yang telah ditorehkan Bahlil Lahadalia untuk Indonesia.

Comment