SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
Kabar Daerah
Home / Kabar Daerah / Kepala SPPG Lampung Timur Ditangkap Karena Kasus Asusila Siswa SD

Kepala SPPG Lampung Timur Ditangkap Karena Kasus Asusila Siswa SD

HEADLINESIA.com, LAMPUNG TIMUR, 06 MARET 2026 –Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung Timur tetap berjalan normal pada Jumat (6/3) pasca-penangkapan Kepala SPPG berinisial DD atas dugaan pelecehan anak SD, setelah pihaknya bergerak cepat menunjuk pejabat pengganti sementara.

Pihak BGN langsung mengambil langkah taktis untuk memastikan distribusi gizi bagi siswa tidak terganggu oleh skandal hukum yang melibatkan oknum pimpinan di daerah tersebut. Nanik menegaskan bahwa transisi kepemimpinan telah dilakukan secara instan.

“Pelayanan Program MBG di wilayah Lampung Timur tetap berjalan dengan normal setelah dilakukan penunjukan pengganti pada posisi Kepala SPPG,” ujar Nanik secara tegas dalam keterangan persnya.


Evaluasi Ketat Standar Integritas

Nanik mengecam keras tindakan asusila yang dilakukan DD (29). Menurutnya, perilaku tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng marwah institusi. BGN memastikan akan mendukung penuh proses hukum guna memberikan keadilan maksimal bagi korban.

“Ini menjadi perhatian serius karena bertentangan dengan nilai integritas dan tanggung jawab moral yang harus dimiliki oleh setiap pelaksana program pemerintah,” tambahnya.

Mudik Hemat Lebaran 2026: Garuda Indonesia Tebar Diskon Tiket 20 Persen!

Tragedi ini pun memicu evaluasi besar-besaran di internal BGN. Pengetatan mekanisme seleksi dan pengawasan SDM akan menjadi prioritas utama agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan.

“Kejadian ini menjadi momentum evaluasi bagi kami untuk memperkuat proses seleksi, pembinaan, serta pengawasan terhadap seluruh pelaksana program di lapangan agar standar integritas, moralitas, dan profesionalisme tetap terjaga,” pungkasnya.

Sebelumnya, DD ditangkap Polsek Purbolinggo setelah diduga menculik dan mencabuli seorang bocah SD di area persawahan hingga korban mengalami trauma berat.

Menjaga Jantung Riau (3/3): Mengapa Perda Perhutanan Sosial Diperlukan?

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement