SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebijakan
Home » Berita » Ekonomi Riau “Terengah-engah”

Ekonomi Riau “Terengah-engah”

Ekonomi Riau. Photo: headlinesia.com
Ekonomi Riau. Photo: headlinesia.com

HEADLINESIA.com, PEKANBARU, 17 FEBRUARI 2026 – Di tengah melimpahnya minyak, sawit, dan kayu, ekonomi Riau 2025 hanya tumbuh 4,79 persen, gagal mengejar rata-rata nasional sebesar 5,11 persen. Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, mengonfirmasi tren ini meski terdapat perbaikan performa signifikan dibanding capaian tahun sebelumnya.

Sebuah kontradiksi tajam muncul ketika melihat data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau yang dirilis Kamis (5/2/2026). Sebagai provinsi penyumbang devisa besar, Riau nyatanya masih “terengah-engah” menyamai kecepatan ekonomi pusat. Meski tumbuh dari angka 3,52 persen di tahun 2024 menjadi 4,79 persen, jurang pemisah dengan angka kumulatif nasional tetap terasa nyata.

Pada triwulan IV-2025, ekonomi Riau tercatat tumbuh 4,94 persen (yoy). Namun, angka ini terlihat kerdil jika disandingkan dengan ekonomi Indonesia yang melesat 5,39 persen pada periode yang sama. Dari sisi produksi, lonjakan tertinggi justru bukan datang dari komoditas unggulan, melainkan sektor Jasa Lainnya yang meroket hingga 18,46 persen.

Ketergantungan Migas: Beban atau Berkah?

Menariknya, tabir kekuatan ekonomi Riau yang sebenarnya baru terlihat saat sektor minyak dan gas bumi (migas) dikeluarkan dari perhitungan. Tanpa sektor migas, pertumbuhan ekonomi Riau melesat hingga 5,40 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

“Hal ini menunjukkan bahwa sektor nonmigas semakin berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Riau,” tegas Asep Riyadi. Sektor nonmigas terbukti jauh lebih lincah dibandingkan sektor ekstraktif yang selama ini menjadi wajah Bumi Lancang Kuning.

Temuan Ombudsman di Cibinong Fasilitas Mewah: Napi Kelas Kakap Harvey Moes dan Ferdy Sambo ada disana

Di sisi pengeluaran, Ekspor Luar Negeri tetap menjadi tulang punggung dengan pertumbuhan 11,86 persen. Namun, konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,59 persen mencerminkan daya beli masyarakat yang mulai stabil. Tantangan besar bagi pemerintah daerah kini adalah memastikan kekayaan sumber daya alam tidak justru menjadi jebakan yang menghambat akselerasi ekonomi di masa depan.

Related Posts

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline Video Channel

@headlinesia.com

Dalam Rapat bersama yang diselenggarakan Posko AJU. Kapolda Riau Memberikan paparan terkait beberapa kasus kebakaran hutan Dan lahan di Riau dan adanya dugaan infikasinketerlibatan Korporasi. Menamggapi Hal itu Presiden Prabowo Subuanto mengambil langkah tegas untuk pemeriksaan Dan investigasi lebih lanjut. Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Presiden itu, meminta tersangka untuk di kirim ke Jakarta. #headlinesia

♬ original sound - headlinesia.com - headlinesia.com

Trend Headlinesia

01

Ulama di Mimbar Pengadilan: Membaca Makna Kesaksian UAS dalam Sengkarut Politik Riau

02

29 Wilayah Malaysia Terdampak Asap

03

Harga BBM di Riau Naik, Bagian Dampak Beban Pajak Daerah

Headline News