SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politik
Home / Politik / Sumardany: Bukan “Dijual” tetapi Gubernur Tawarkan ke Investor dengan strategy Marketing Viral

Sumardany: Bukan “Dijual” tetapi Gubernur Tawarkan ke Investor dengan strategy Marketing Viral

Sumardany: Bukan “Dijual” tetapi Gubernur Tawarkan ke Investor dengan strategy Marketing Viral

Headlinesia.com, Pekanbaru – 10/05/2025  – Stadion Utama Riau menjadi sorotan publik setelah Gubernur Riau, Abdul Wahid, menawarkan aset tersebut kepada investor. Beredarnya kabar bahwa stadion ini akan “dijual” memicu pro dan kontra di masyarakat, terutama di media sosial. Namun, Anggota Komisi I DPRD Riau, HM Sumardany Zirnata, ST, M.Sc, memberikan pandangan bahwa pernyataan Gubernur merupakan strategi pemasaran, bukan pelepasan aset.

Stadion Utama Riau, yang pernah menjadi kebanggaan saat penyelenggaraan PON XVIII 2012, kini kondisinya kurang terawat akibat besarnya biaya perawatan. Gubernur Abdul Wahid berupaya mencari solusi agar stadion tidak terus membebani APBD Riau. Namun, hingga saat ini belum ada investor yang berminat mengelolanya.

Strategi Marketing, Bukan Penjualan Fisik
Sumardany menegaskan bahwa tidak ada dokumen atau pembahasan resmi terkait rencana penjualan Stadion Utama Riau. Menurutnya, pernyataan Gubernur lebih dimaksudkan untuk mempromosikan potensi stadion sebagai venue event berskala besar.

“Ini adalah strategi marketing. Pak Gubernur ingin menunjukkan bahwa Riau memiliki stadion megah yang layak untuk berbagai kegiatan, seperti kompetisi olahraga, konser, atau tabligh akbar,” jelas Sumardany.

Ahmad Ali Bela Jokowi: “Dihina Dibilang Harus Jadi Negarawan, Bicara Politik Disuruh Istirahat”

Ia menambahkan, penggunaan kata “jual” lebih merujuk pada penawaran kerja sama pengelolaan, bukan pelepasan kepemilikan. Langkah ini diharapkan dapat mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Viral Jadi Momentum Promosi
Menariknya, viralnya isu ini justru membawa dampak positif. Sumardany mengaku sudah ada investor nasional yang tertarik memanfaatkan fasilitas Stadion Utama Riau.

“Justru karena viral, banyak pihak yang melirik. Ini momentum baik untuk meningkatkan utilisasi stadion,” ujarnya.

Stadion berkapasitas 40 ribu penonton ini memang belum optimal pemanfaatannya pasca-PON 2012. Pemerintah terus berupaya mencari solusi agar aset strategis ini bisa memberikan kontribusi ekonomi bagi Riau.

Sumardany pun mengajak semua pihak mendukung langkah ini dengan pengawasan yang tepat. “Mari kita doakan agar Stadion Utama Riau bisa memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Indonesia VS Malaysia Berebut Tahta ‘Raja Durian’

Dengan adanya ini, diharapkan masyarakat tidak lagi salah paham dan justru mendukung upaya Pemprov Riau dalam mengoptimalkan aset daerah.

#BeritaHeadlineIndonesia #StadionUtamaRiau #InvestasiRiau #EkonomiDaerah #PemprovRiau

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trend Headlinesia

01

KPK OTT Dinas PUPR Riau, Gubernur Abdul Wahid Dimintai Keterangan, Bukan Ditangkap!

02

Tenaga Ahli Gubernur Riau Beberkan Kejanggalan OTT KPK

03

OTT KPK di PUPR Riau: 14 Pengacara Siap Bergabung, TPF Fokus Mengumpulkan Data Kejadian

04

Gubernur Riau Abdul Wahid Justru Jadi Saksi Kunci Lapor Suap Rp250 Juta

05

OTT di Dinas PUPR-PKPP Riau, Alumni UIN Suska Bentuk TPF

06

Ancaman Serius PT PP Terhadap Dunia Pendidikan, Mahasiswa Unri Praktikum Menggunakan Drone di curigai dan di larang oleh Pihak PT PP

07

Mengurai Kewenangan Plh Gubernur Riau di Tengah Kontroversi Mutasi Jabatan

08

Keadilan di Tengah Badai Kekuasaan Menguji Integritas KPK di Bumi Lancang Kuning

New Headline










×
×