SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
Politik
Home / Politik / Target Metafora Gajah Merah di Bali 2029

Target Metafora Gajah Merah di Bali 2029

HEADLINESIA.com, JAKARTA, 24 JANUARI 2026 – Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menantang kader partainya untuk menjadikan Bali sebagai benteng kemenangan baru pada Pemilu 2029. Dalam rapat koordinasi wilayah di Bandung, putra bungsu Presiden Joko Widodo itu menyampaikan target ambisius ini dengan metafora khas, sekaligus mengakui kekuatan Partai berlambang Banteng yang selama ini mendominasi Pulau Dewata. Pernyataan ini menandai strategi ekspansi PSI yang mulai bergerak ke luar basis tradisionalnya di Jawa Tengah.

Metafora “Memelihara Gajah” dan Target Juara di Bali

Dalam pidato pembukaan Rakorwil PSI DPW Bali yang digelar di Bandung pada 24 Januari 2026, Kaesang menyampaikan pesan motivasi sekaligus instruksi yang tegas. “Kita buktikan di 2029, ini harus menjadi tempat yang baik untuk memelihara gajah. Saya enggak ngomongkan tentang gajah, loh. Memelihara gajah,” tegasnya, merujuk pada lambang partainya, Gajah Kepala Merah. Metafora ini menjadi panduan bagi kader untuk membangun dan merawat kekuatan partai di daerah baru.

Kaesang secara gamblang mengakui karakteristik unik dan tantangan besar di Bali, yang dikenal sebagai salah satu lumbung suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). “Bali ini provinsi yang sedikit berbeda dengan provinsi-provinsi yang lain. Karena didominasi satu partai ini sangat-sangat kuat dan kader-kader dari partai tersebut pun juga punya kontribusi yang besar,” ujarnya. Namun, pengakuan tersebut justru dijadikan pemicu untuk bekerja lebih keras. Ia meminta seluruh kader PSI di Bali memberikan kontribusi yang lebih besar untuk mengubah peta politik.

Persiapan Matang dan Optimisme Ubah Peta Politik

Warning Prabowo di Rakornas 2026: Jangan Abaikan Warisan Sejarah

Keyakinan Kaesang tidak datang tanpa dasar. Ia menyoroti kesiapan struktur partai yang kini jauh lebih solid dibanding sebelumnya. “Dengan kondisi DPC yang sudah 100 persen, berbeda sekali waktu Pemilu 2029, masa cuma jadi juara empat. Semuanya nggak ada yang tahu, bisa jadi di tahun 2029 jadi nomor satu di sini,” kata dia penuh optimisme. Pernyataan ini sekaligus menunjukkan target minimal masuk empat besar akan ditingkatkan menjadi target untuk meraih posisi puncak.

Transformasi cepat yang dialami PSI di bawah kepemimpinannya diharapkan bisa ditiru oleh semua kader di seluruh Indonesia, termasuk di Bali. Kaesang pun mengajak seluruh jajaran partai untuk bersatu padu. Ajakan untuk bergerak bersama menghadapi Pemilu 2029 menjadi penekanan akhir dari pidatonya, menandakan bahwa pertarungan panjang telah dimulai. Dengan basis massa yang loyal dari partai dominan, perebutan suara di Bali diprediksi akan menjadi salah satu pertarungan paling sengit yang akan menguji strategi dan daya gebrak PSI serta kepemimpinan Kaesang Pangarep di kancah politik nasional.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement