SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lingkungan
Home / Lingkungan / Program REDD+ dan GREEN for Riau Resmi di Luncurkan

Program REDD+ dan GREEN for Riau Resmi di Luncurkan

Headlinesia.com, PEKANBARU – Provinsi Riau meluncurkan program GREEN for Riau, sebuah inisiatif baru untuk mengurangi emisi karbon dan memperbaiki pengelolaan hutan. Program ini didukung oleh Pemerintah Inggris (UK-FCDO), UNEP, dan FAO, serta menjadi bagian dari upaya global PBB (REDD+) untuk mengatasi deforestasi.

Mengapa Riau Penting dalam Perubahan Iklim?

Riau memiliki hutan dan lahan gambut terluas di Indonesia, menjadikannya kunci dalam upaya penurunan emisi. Namun, masalah seperti pembalakan liar, kebakaran hutan, dan alih fungsi lahan untuk perkebunan sawit masih mengancam. Data KLHK (2023) menunjukkan, 2,8 juta hektare hutan Riau hilang dalam 30 tahun terakhir, memperburuk krisis iklim.

Dukungan Internasional & Komitmen Pemda

Gubernur Riau, Abdul Wahid, menyambut baik dukungan dari UNEP dan mitra global. “Ini bukti pengakuan atas komitmen kami menjaga lingkungan, terutama lahan gambut,” ujarnya.

Sementara itu, Johny Setiawan Mundung, Ketua Pokja Perhutanan Sosial Riau, mengatakan program ini menjadi momentum penting untuk menyatukan pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mencapai target FOLU Net Sink 2030 (penyerapan karbon lebih besar dari emisi).

Dua Langkah Utama Program

  1. Peluncuran & Penyamaan Visi
    1. Memperkenalkan rencana aksi “GREEN for Riau” kepada semua pihak terkait.
    1. Menyelaraskan pendanaan hijau, termasuk skema Results-Based Finance (RBF).
  2. Lokakarya Teknis
    1. Membahas strategi pengurangan emisi, pemantauan hutan, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Dukungan dari Pemerintah Pusat & Dunia

Haruni Krisnawati, Staf Ahli KLHK, menyebut program ini bisa menjadi contoh percepatan penghijauan di tingkat nasional.

Aceh Dilanda Bencana, 13 Ribu Jiwa Mengungsi

Taufiq OH, Penjabat Sekda Riau, menegaskan komitmen Pemprov: “Kami siap wujudkan Riau rendah emisi dengan pertumbuhan ekonomi hijau dan perlindungan keanekaragaman hayati.”

Harapan ke Depan

Program ini diharapkan menjadi fondasi ekonomi hijau Riau, menggabungkan konservasi hutan, penurunan emisi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan dukungan internasional, Riau berpeluang menjadi contoh pengelolaan hutan berkelanjutan di tingkat global.

“Bersama, kita buktikan bahwa pelestarian lingkungan bisa sejalan dengan pertumbuhan ekonomi,” tegas Taufiq.

#Headlinesia #BeritaHeadlineIndonesia #RiauHijau #SelamatkanHutan #EkonomiHijau

Banjir Sumbar: 22 Korban Jiwa 10 Hilang

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trend Headlinesia

01

KPK OTT Dinas PUPR Riau, Gubernur Abdul Wahid Dimintai Keterangan, Bukan Ditangkap!

02

Tenaga Ahli Gubernur Riau Beberkan Kejanggalan OTT KPK

03

OTT KPK di PUPR Riau: 14 Pengacara Siap Bergabung, TPF Fokus Mengumpulkan Data Kejadian

04

Gubernur Riau Abdul Wahid Justru Jadi Saksi Kunci Lapor Suap Rp250 Juta

05

OTT di Dinas PUPR-PKPP Riau, Alumni UIN Suska Bentuk TPF

06

Ancaman Serius PT PP Terhadap Dunia Pendidikan, Mahasiswa Unri Praktikum Menggunakan Drone di curigai dan di larang oleh Pihak PT PP

07

Mengurai Kewenangan Plh Gubernur Riau di Tengah Kontroversi Mutasi Jabatan

08

Keadilan di Tengah Badai Kekuasaan Menguji Integritas KPK di Bumi Lancang Kuning

New Headline










×
×