SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
Kebijakan
Home / Kebijakan / 250 Pengurus Kadin akan Ikuti Retret di Magelang

250 Pengurus Kadin akan Ikuti Retret di Magelang

HEADLINESIA.com, MAGELANG, 2 AGUSTUS 2025 – Sebanyak 250 pimpinan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) se-Indonesia bersiap mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, selama empat hari (7–10 Agustus 2025). Acara bersejarah ini—pertama kalinya Kadin gelar retret di lingkungan militer—diharapkan dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (8/8/2025).

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan retret di Lembah Tidar ini bukan sekadar konsolidasi internal. “Ini momentum membangkitkan kesadaran kolektif agar pengusaha menjadi pejuang berwawasan kebangsaan, mitra aktif pemerintah yang berkontribusi riil untuk Indonesia,” tegas Anin dalam siaran pers, Sabtu (2/8/2025).

Sinergi dengan Pemerintah & Lima Misi Strategis

Retret bertajuk “Pengusaha Pejuang” ini dirancang menyelaraskan visi Kadin dengan agenda pembangunan nasional pemerintahan Prabowo. Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tensi geopolitik seperti konflik Israel-Iran, Anin menekankan ketangguhan dunia usaha: “Pengusaha harus tahan banting! Minimal pertahankan usaha, tanpa PHK. Itulah jiwa pejuang!”

Lima misi utama retret:

  1. Tingkatkan wawasan kebangsaan pemimpin usaha.
  2. Selaraskan visi Kadin dengan pembangunan nasional.
  3. Tanamkan kesadaran: usaha adalah bagian pertahanan semesta.
  4. Dorong kontribusi usaha untuk pembangunan berkelanjutan.
  5. Konsolidasi Kadin hingga level kabupaten/kota.

Materi Elite & Fokus “Quick Win” Gotong Royong

Peserta—termasuk ketua umum Kadin provinsi, WKUK, kepala badan, hingga alumni Lemhanas—akan menerima materi dari tiga menteri koordinator bidang ekonomi, Menlu, Mendagri, Gubernur Lemhanas, hingga Gubernur Akmil. Fokusnya mencakup:

KPK Bongkar Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun

  • Empat program quick win Kadin-pemerintah: Makan Bergizi Gratis, Klinik Gotong Royong, Pembangunan 3 Juta Rumah, dan Pengiriman Pekerja Migran.
  • Strategi kedaulatan energi-pangan, investasi, serta analisis dinamika geopolitik global.
  • Nilai kebangsaan berbasis Pancasila, terutama “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”.

Jiwa Tempur Militer untuk Pengusaha

Anin menegaskan, meski digelar di barak militer, tujuan retret bukanlah mencetak tentara. “Yang kami ambil adalah semangat juangnya! Seperti tentara tempur, pengusaha harus mandiri, berani, dan berpijak di bumi Pancasila,” ujarnya, mengutip begawan ekonomi Soemitro Djojohadikoesoemo tentang kedaulatan ekonomi.

Retret ini juga jadi ajang merumuskan rekomendasi kebijakan, menyiapkan SDM unggul berwawasan kebangsaan, dan menjembatani dunia usaha-militer untuk pertahanan non-konvensional. “Ini momentum tepat: di usia 80 tahun kemerdekaan dan 10 bulan pemerintahan baru, kami siapkan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045,” tandas Anin.

Peserta wajib mengikuti seluruh kelas dan membuat makalah empat halaman sebagai syarat sertifikat “lulus retret”. Dengan agenda padat berbasis militer, Kadin ingin buktikan: dunia usaha siap jadi garda terdepan ketahanan nasional.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trend Headlinesia

01

Pengungkapan Sumpah Bertandatangan Gubernur Riau (Berhalangan Sementara) Abdul Wahid

02

Bagaimana Kami Memandang Sumpah Gubernur Riau (Berhalangan Sementara) Abdul Wahid

03

Sidak ASN di Depan Kamera, Tumpukan Dollar di Balik Pintu Rumah Dinas PLT Gubernur

04

Spanduk Misterius di Sudirman Sindir “Kepinding Besar” Korupsi Riau: Gedung RSUD & Jembatan Siak 3 Jadi Sorotan

05

OTT KPK RI terhadap Abdul Wahid, Melanggar KUHAP

06

Produksi Cabai Rawit Indonesia Capai 1,56 Juta Ton di 2024, Jawa Timur Terbesar!

07

MA Kukuhkan Pembatalan Merek Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia

08

Jelajahi Kuliner Ayam Khas Indonesia, Cita Rasa Otentik dari Sabang hingga Merauke

New Headline










× Advertisement
× Advertisement