SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement Advertisement
Lingkungan
Home / Lingkungan / Abdul Wahid Ambil Langkah Tegas, Riau Tanggap Darurat Karhutla

Abdul Wahid Ambil Langkah Tegas, Riau Tanggap Darurat Karhutla

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau secara resmi meningkatkan status siaga menjadi tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul melonjaknya titik panas dan sebaran api di dua wilayah kritis: Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu. Penetapan darurat diumumkan langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Selasa (22/7/2025), didampingi Menteri LHK, Kepala BNPB, dan seluruh jajaran Forkopimda Riau, sebagai langkah antisipasi krisis ekologis tahunan yang kian mengkhawatirkan.


HEADLINESIA.com, PEKANBARU, 23 Juli 2025 – Pemprov Riau mengambil langkah tegas dengan menetapkan status tanggap darurat karhutla efektif Selasa (22/7/2025). Keputusan ini diambil setelah pemantauan intensif menunjukkan peningkatan signifikan titik panas (hotspot) dan perluasan lahan terbakar dalam sepekan terakhir, khususnya di Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu.

“Dua wilayah ini menjadi prioritas penanganan karena memiliki titik api terbanyak dan kerap menjadi episentrum karhutla tahunan,” tegas Gubernur Riau Abdul Wahid usai koordinasi dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, serta pimpinan Forkopimda Riau.

Status darurat ini mengesampingkan status siaga sebelumnya yang telah berlaku sejak 27 Maret 2025 dan direncanakan hingga 30 November 2025. Wahid menegaskan, penetapan ini memungkinkan mobilisasi maksimal seluruh sumber daya provinsi dan pusat, termasuk logistik, teknologi pemantauan, serta personel lapangan.

“Dengan status tanggap darurat, kami akan memperkuat ground checking, monitoring hotspot via satelit, dan koordinasi lintas kementerian/lembaga,” jelasnya. Gubernur juga menginstruksikan seluruh bupati/wali kota di Riau meningkatkan pengawasan ketat di tingkat tapak, menyoroti praktik pembakaran lahan sebagai pemicu utama karhutla berulang.

Spanduk Misterius di Sudirman Sindir “Kepinding Besar” Korupsi Riau: Gedung RSUD & Jembatan Siak 3 Jadi Sorotan

“Saya minta kepala daerah aktif mengedukasi dan mengawasi masyarakat. Pembakaran lahan sekecil apa pun berpotensi memicu kebakaran luas yang tak terkendali,” tegas Wahid, seraya menekankan kolaborasi full team dari TNI, Polri, BPBD, hingga Manggala Agni.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trend Headlinesia

01

Pengungkapan Sumpah Bertandatangan Gubernur Riau (Berhalangan Sementara) Abdul Wahid

02

Sidak ASN di Depan Kamera, Tumpukan Dollar di Balik Pintu Rumah Dinas PLT Gubernur

03

OTT KPK RI terhadap Abdul Wahid, Melanggar KUHAP

04

Spanduk Misterius di Sudirman Sindir “Kepinding Besar” Korupsi Riau: Gedung RSUD & Jembatan Siak 3 Jadi Sorotan

05

Produksi Cabai Rawit Indonesia Capai 1,56 Juta Ton di 2024, Jawa Timur Terbesar!

06

MA Kukuhkan Pembatalan Merek Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia

07

Jelajahi Kuliner Ayam Khas Indonesia, Cita Rasa Otentik dari Sabang hingga Merauke

08

Reformasi Polri: Soroti Masalah Sistemik, Bukan Hanya Pelanggaran Individu

New Headline










× Advertisement
× Advertisement